Tumis oncom dengan leunca dan daun kemangi

Tumis oncom dan leunca

Membuat tumis oncom dengan leunca dan daun kemangi

Apakah teman-teman suka tumis oncom dengan leunca dan daun kemangi? Tumis oncom adalah masakan khas Jawa Barat. Sayur tumis oncom seperti ini biasanya dimasak sebagai masakan sehari-hari.

Dengan dilengkapi leunca dan daun kemangi, sayur oncom jadi memiliki rasa yang tidak biasa, antara gurihnya oncom yang dibumbui, rasa pahitnya leunca dan wangi segarnya daun kemangi. Setelah ditambah dengan pedasnya cabai yang jumlahnya cukup, rasanya pun menjadi semakin nikmat.

Leunca itu termasuk makanan berkhasiat obat lho teman-teman, di Meksiko menurut Tribun Jabar dot com secara tradisional adalah obat sakit kepala, di China untuk mengurangi radang ginjal dan kandung kencing, selain anti diare. Leunca juga merupakan obat alami untuk kanker, khususnya kanker payudara, leher rahim, dan saluran nafas. Sementara kemangi baik untuk obat stres, sakit kepala, dll.

Sedangkan oncom, entah mengapa makanan yang mengandung oncom selalu menarik minat saya. Mulai dari comro, lontong isi oncom, oncom goreng tepung, serabi bertopping oncom, sampai oncom yang dibuat aneka sayur tumis. Asal ada bahannya, saya selalu saja ingin mencoba.

Padahal jika dilihat dari nilai gizinya, oncom jelas kalah jauh dibandingkan tempe dan tahu. Maklum saja karena oncom terbuat dari limbah pembuatan tahu dan ampas kacang tanah.

Jadi ceritanya, kedelai yang tersisa setelah diambil sarinya untuk membuat tahu, atau dengan kata lain ampasnya, difermentasi dengan kapang Neurospora sitophila, maka jadilah oncom merah.

Sementara oncom hitam terbuat dari ampas kacang tanah yang telah diambil minyaknya. Terkadang harus dicampur dulu dengan ampas singkong atau tepung tapioka untuk memperbaiki teksturnya. Selanjutnya difermentasi dengan kapang Rizopus oligosporus.  Maka jadilah oncom hitam.

Tapi biarpun sudah tahu begitu, kalau sedang berada di pasar dan dari jauh melihat warnanya yang orange merah menyala begitu, pasti saya merasa harus membeli, hihi …

Barangkali karena makanan mengandung oncom selalu diolah dengan banyak cabai rawit sehingga terasa mantap pedas gurihnya dan membuat orang jadi ketagihan. Sensasi pedas selalu menyenangkan bukan? Selain itu, walau berasal dari ampas, tetapi kedua jenis oncom itu kandungan gizinya masih dianggap cukup bagus untuk makanan manusia. Karena itu oncom masih terus ada di pasaran sampai sekarang.

Untuk membuat tumis oncom dalam resep berikut ini, oncomnya hanya diberi bumbu halus yang terdiri dari bawang merah, bawang putih, kencur, dan cabai rawit. Begini cara membuatnya ya teman-teman ….

Tumis oncom pedas

Tumis oncom dengan leunca

Resep tumis oncom, leunca, dan daun kamangi

Untuk: 1 piring

Bahan:

  • 2 papan oncom
  • 2 genggam daun kemangi
  • 1 genggam leunca
  • 1 batang daun bawang, iris ukuran 1 cm
  • 2 cm lengkuas
  • 1 lembar daun salam
  • 1 sdt gula pasir
  • 1/2 sdt garam
  • beberapa buah cabai rawit merah, biarkan utuh

Bumbu, haluskan:

  • 5 butir bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 2 cm kencur
  • 2 buah cabai rawit

 Cara membuat:

1. Tumis bumbu halus dengan 3 sdm minyak goreng hingga harum, lalu tambahkan salam dan lengkuas, aduk-aduk kembali.

2. Masukkan irisan daun bawang, aduk hingga layu kemudian tambahkan oncom. Beri sedikit air matang supaya tidak kering dan masak terus hingga oncom matang,

3. Selanjutnya masukkan leunca dan cabai rawit utuh, aduk-aduk hingga matang. Selanjutnya, bumbui dengan garam dan gula pasir, aduk rata lalu cicipi, koreksi rasanya bila perlu dan angkat setelah leunca matang.

4. Masukkan daun kemangi sebelum diangkat. Daun kemangi mudah sekali berubah warna menjadi hitam kalau terkena panas. Jadi supaya tampil cantik dan masih tetap segar saat disajikan, campurkan kemanginya sesaat sebelum diangkat (IN).

Catatan:

Begitulah teman-teman, cara memasak resep tumis oncom, leunca, dan daun kemangi. Semoga cocok dengan selera teman-teman semua. Tumis oncom ini dimakan dengan nasi hangat saja sudah cukup enak, apalagi kalau ditambah dengan kerupuk kampung yang warnanya putih bulat itu, hihi … selamat makan teman-teman …

Pencarian dari google:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *