Tumis daging ayam cincang dengan daun kemangi

daging ayam cincang dengan daun kemangi

Tumis daging ayam cincang daun kemangi yang enak dan wangi

Tumis daging ayam cincang daun kemangi termasuk masakan yang populer. Teman-teman yang sering jajan di Mal pasti mudah menemukan masakan ini di restoran-restoran yang menyajikan masakan khas Asia. Saya sendiri dulu pertama kali mencoba masakan ini juga di sebuah restoran di Citos, Jaksel, saat makan bersama teman-teman sekantor.

Sejak itu jadi senang membuatnya sendiri di rumah, soalnya mudah, cepat, enak, dan wangi. Masakan ini cocok sekali dimasak untuk sarapan atau makan malam, atau kapan saja saat kita tak punya banyak waktu, yang penting bahan utamanya tersedia, yaitu daging ayam cincang, daun kemangi dan cabai tentunya.

Jangan tertipu dengan foto gundul di atas, foto itu baru saya buat setelah cabainya yang meriah disingkirkan oleh anak-anak.  Mereka suka masakan ini tetapi tidak suka dengan cabainya (bagi yang tidak suka cabai seperti anak-anak saya atau sedang tidak memiliki stok cabai, ganti saja cabai dalam resep dengan 1/2 sdt merica bubuk).

Sedangkan daun kemanginya terpaksa saya singkirkan juga demi pertimbangan estetika, soalnya daun kemangi cepat sekali menghitam setelah dimasak.

Jadi demi kelayakan foto, supaya tak ada penampakan daun yang menghitam, yang takutnya menurunkan nafsu makan, akhirnya saya hanya meletakkan sedikit daun kemangi segar saja sebagai hiasan.

Sebenarnya tumis daging ayam cincang daun kemangi ini aslinya adalah masakan yang berasal dari Thailand. Barangkali karena rasanya cocok dengan lidah kita maka masakan ini akhirnya menjadi masakan sehari-hari yang menjadi favorit banyak keluarga di sini.

Apalagi memasaknya dengan menggunakan daun kemangi lokal, sehingga rasanya semakin pas saja dengan selera Indonesia. Baiklah, bagi teman-teman yang ingin mencoba, berikut ini resepnya. Dalam resep ini saya hanya menggunakan 150 g daging ayam cincang, maklum saja stok daging cincang di kulkas kebetulan hanya tinggal segitu.

Resep daging ayam cincang daun kemangi

Bahan:

  • 150 g daging ayam cincang
  • 2 ikat daun kemangi, petik pucuk daunnya
  • 2 buah cabai keriting merah, potong serong
  • 2 buah cabai keriting hijau, potong serong
  • (Jika masih kurang pedas bisa ditambah dengan cabai rawit utuh)
  • 4 sdm minyak goreng
  • 3 siung bawang putih, cincang
  • 1/2 sdt jahe parut
  • 1 sdm kecap ikan
  • 1 sdm kecap manis
  • 1/2 sdt garam
  • 1/2 sdt gula
  • 50 ml air matang

Cara membuat:

1. Tumis bawang putih dan jahe dengan minyak goreng hingga harum, lalu tambahkan cabai dan aduk hingga layu. Selanjutnya masukkan daging ayam cincang, aduk-aduk hingga berubah warna.

2. Beri kecap manis dan kecap ikan, aduk rata dan tuang airnya lalu masak sebentar hingga daging matang. (Tambah lagi airnya bila mengering).

3. Masukkan daun kemangi, bumbui garam dan gula, aduk rata, lalu cicipi dan koreksi rasanya. Setelah pas rasanya segera angkat dan sajikan hangat.

Mudah dan cepat bukan? Bila kita menggunakan daun kemangi cukup banyak,  maka aroma masakan daging ayam cincang daun kemangi ini juga akan menjadi wangi sekali. Jadi teman-teman, ada gunanya kita menyimpan stok daging cincang di kulkas. Saat tukang sayur membawa daun kemangi yang bagus dan cabai, kita bisa membuat masakan ini untuk sarapan, makan malam, atau sahur. Apalagi sebentar lagi umat Islam akan memasuki bulan suci ramadhan yang tentunya akan menjadi waktu yang tepat tentunya untuk memasak masakan praktis seperti ini.

Untuk teman-teman, karena sebentar lagi kita mau puasa, mari kumpulkan resep masakan praktis dan mudah lalu mulai stok bahan-bahan yang tahan lama. Soalnya semakin sedikit waktu yang kita gunakan untuk memasak di dapur, akan semakin banyak waktu yang tersedia untuk beribadah, bukan? (IN)

Pencarian dari google:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *