Terik tahu tempe daging

Terik tahu tempe dan daging sapi

Cara memasak terik tahu tempe daging

Salah satu masakan tahu dan tempe yang menggunakan santan adalah terik tahu tempe. Dengan dimasak terik, tahu dan tempe menjadi terasa gurih dan lezat. Aromanya juga wangi karena menggunakan daun jeruk.

Dulu sewaktu saya masih kecil, ada seorang tetangga di belakang rumah  yang setiap pagi menjual pecel, bubur, dan sayur terik tahu untuk sarapan. Dagangannya laris sekali. Mulai dagang jam 6 pagi, jam 8-9 sudah rapi. Terkadang belum jam 6 pagi pun pembeli sudah berdatangan. Hal itu tidak mengherankan karena masakannya memang enak.

Saya suka sekali dengan pecel dan terutama sayur terik tahunya. Rasanya masih terbayang saja gurihnya kuah bersantan berwarna kuning, yang direbus cukup lama sampai meresap ke dalam tahu, sehingga tahunya pun gurih, empuk dan terasa lezat.

Kebanyakan orang membeli sayur terik bersama bubur, jadi namanya bubur terik. Biasanya pembelinya adalah ibu-ibu yang mempunyai anak kecil. Bubur itu untuk menyuapi anaknya. Maklum, pada waktu itu bubur ayam belum ngetop.

Sayangnya setelah ibu penjual pecel itu meninggal, usahanya terhenti begitu saja. Tak ada satupun anaknya yang mau melanjutkan usahanya. Atau mungkin memang tidak ada yang bisa memasak seenak masakan ibunya. Jadi sejak saat itu, kalau mau menikmati masakan terik, mau tak mau saya harus memasak sendiri.

Sewaktu jalan-jalan ke Kudus, saya sempat menemukan sayur tahu yang hampir mirip, yaitu sayur tahu di salah satu pedagang lentog tanjung. Menurut si Ibu dia membumbui sayur tahunya dengan bumbu opor saja.  Masuk akal juga, bumbu opor dan bumbu terik memang hampir mirip.

Sejak pertama kali membuat terik, saya selalu berusaha membuat masakan terik yang mirip dengan buatan ibu penjual pecel itu. Tentunya tidak bisa sama persis. Memang betul apa yang dikatakan orang … lain tangan lain rasa. Resep boleh sama, tetapi hasil masakan tak bisa sama.

Tetapi setidaknya saya senang karena bisa membuatnya sendiri dan tidak perlu membeli lagi. Selain itu, ternyata jika terik tahunya saya tambah dengan daging, apalagi ditambah dengan bagian sandung lamur, ternyata rasanya bisa menjadi jauh lebih enak lagi, hihihi … ya iyalah … jelas aja … ada tambahan kaldu dari daging.

Hari ini, karena masih mempunyai stok tahu dan tempe yang nganggur di kulkas, dan kebetulan juga masih mempunyai daging  sedikit, jadi terpikir untuk membuat terik tahu tempe daging.

Kebetulan dari pagi cuaca mendung, dan hujan turun sejak dari subuh tadi. Enaknya memang tak usah bolak-balik masak (males mode on). Membuat terik dengan bahan campuran begini jelas hasilnya banyak dan enak, praktis pula hanya perlu diangetin tak perlu bolak-balik masak. Siapkan saja lalapan atau sayur tumis dan sambal yang cukup, hihi…

Resep terik tahu tempe daging

Bahan:

  • 150 g tempe, dipotong kotak-kotak kecil
  • 5 potong tahu goreng, dipotong menjadi dua
  • 200 g daging, rebus hingga setengah matang lalu dipotong kotak-kotak kecil saja
  • 600 ml kaldu sapi hasil rebusan daging
  • 65 ml santan instan
  • 1 lembar daun salam
  • 4 lembar daun jeruk
  • 1 batang serai
  • 2cm lengkuas, memarkan
  • 1 sdt garam atau sesuai selera
  • 1/2 sdt gula pasir
  • 1 sdt gula merah atau sesuai selera
  • kaldu sapi bubuk (saya pakai yang no msg)

Bumbu, haluskan:

  • 6 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 3 butir kemiri
  • 1 sdt ketumbar
  • 1 sdt merica
  • 3 jari kunyit

Cara membuat:

1. Tumis bumbu halus hingga harum, tambahkan daun jeruk, aduk kembali. Masukkan juga serai, salam, lengkuas,  Selanjutnya masukkan santan dan biarkan mendidih.

2. Masukkan tahu,  tempe, dan daging, masak hingga tahu dan tempe matang, dagingnya empuk, dan kuahnya mengental. Angkat dan sajikan hangat.

Jadi begitulah cara memasak resep terik tahu, tempe dan daging. Semoga saja teman-teman juga bisa mempraktekkan dan menikmatinya. (IN)

Pencarian dari google:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *