Tahu Jeletot

Tahu isi super pedas

Cara membuat tahu isi sayuran pedas

Apakah teman-teman pernah membuat tahu isi sayuran yang super pedas? Di abang-abang tukang gorengan, tahu model ini biasanya disebut dengan tahu jeletot.

Kata jeletot sendiri, konon asalnya dari bahasa Sunda yang merujuk kepada rasa yang sangat pedas dan menyengat di lidah. Tak heran bila tahu jenis ini rasanya bisa pedas sekali.

Yang pasti, saking pedasnya tahu ini, bisa membuat mata mengantuk  jadi melotot lebar dan mulut pun mendesah … sesh hah … sesh hah… Selanjutnya buru-buru mencari air minum, kalau bisa yang dingin. Tapi begitu selesai minum biasanya lalu kepingin makan lagi, hihihi ….

Dalam masyarakat Jawa sampai dikenal ungkapan ‘kapok lombok‘. Maksudnya kapok atau keinginan untuk berhenti dari sesuatu yang sifatnya tidak terlalu serius, seperti halnya keinginan untuk berhenti memakan makanan yang pedas.

Kenyataannya memang demikian, meskipun cabai itu pedas dan makan makanan pedas terkadang membuat orang kapok (tak mau lagi). Tapi begitu berhenti memakan makanan pedas itu, biasanya lalu muncul keinginan untuk makan lagi.

Meskipun makanan ini asalnya dari Bandung, tetapi di Jakarta dan Depok pun sudah banyak penjualnya. Jadi jika ingin menikmati sensasi pedasnya, tak perlu lagi jauh-jauh datang ke Bandung.

Harganya pun tak mahal, dengan uang 2000 rupiah saja kita  sudah bisa mendapat tahu yang berukuran cukup besar. Tapi kalau ingin puas makan, tentu lebih baik membuatnya sendiri. Bahannya cukup mudah dan murah kecuali cabainya yang saat ini sangat mahal tentunya.

Alasan lainnya, dengan membuat sendiri kita bisa pastikan semua bahan kualitasnya bagus dan terjamin sehat. Sebagai contoh, pasti kita tidak akan menggunakan minyak yang sudah berkali-kali dipakai sehingga warnanya menjadi gelap seperti yang sering kita lihat di tukang gorengan.

Sepiring tahu jeletot cukup menarik untuk dinikmati sembari menyeruput teh hangat di sore hari. Kabar baiknya lagi, cabai adalah salah satu jenis makanan pembakar lemak.

Jadi cabai itu mengandung capsaicin, yaitu senyawa yang berfungsi memberikan rasa pedas pada cabai. Nah, senyawa itu ternyata bersifat termogenik yang mampu meningkatkan suhu tubuh sehingga meningkatkan pembakaran kalori dan lemak.

Menurut penelitian yang telah dilakukan di Amerika dan Korea, ternyata cabai memang bisa meningkatkan metabolisme tubuh dan membakar lemak.

Mari kita buat saja tahu isinya teman-teman, ini dia resepnya:

Resep tahu jeletot

Untuk: 10 buah

Bahan:

  • 10 buah tahu goreng
  • 100 g wortel, diserut
  • 65 g tauge, buang ekornya yang panjang
  • 35 g daun kol, iris tipis
  • 1/2 sdt kaldu ayam bubuk (saya memakai yang non msg)
  • 1 sdt tepung maizena, larutkan dengan 1 sdm air matang
  • 1 sdm susu kental manis
  • 75 g tepung terigu
  • 2 sdm tepung beras
  • Minyak goreng

Bumbu halus:

  • 3 siung bawang putih
  • 1/2 sdt merica
  • 1 sdt garam
  • 10 buah cabai rawit ukuran besar (atau sesuai dengan selera)

Cara membuat:

  1. Buat lubang pada tahu untuk tempat mengisi tahu. Lakukan dengan hati-hati jangan sampai robek. Keluarkan tahunya. Beri sejimpit garam pada tahu yang sudah berlubang, lalu sisihkan. Cincang isinya tahu.
  2. Tumis bumbu halus hingga harum, lalu masukkan sayuran dan isinya tahu yang sudah dicincang, aduk hingga rata lalu tambahkan kaldu ayam bubuk, susu kental manis, dan larutan maizena, aduk kembali hingga rata, cicipi dan koreksi rasanya.
  3. Angkat setelah  sayuran agak layu dan cairan mengental. Biarkan dingin.
  4. Isikan tumisan sayur pada tahu yang sudah diberi lubang tadi. Jangan terlalu banyak mengisinya, supaya tidak robek. Setelah semua tahu selesai diisi, masukkan ke dalam lapisan tepung dan goreng hingga matang. Tiriskan dan sajikan hangat.

Membuat tepung pelapis:

Campur tepung terigu dengan tepung beras, aduk hingga rata, beri air secukupnya, sedikit garam, dan merica bubuk sehingga menjadi adonan seperti untuk membuat tempe tepung. Jangan terlalu encer atau terlalu tebal.

Jadi begitulah cara membuat tahu isi sayuran pedas atau tahu jeletot teman-teman. Semoga bermanfaat (IN).

Pencarian dari google:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *