Semur tahu dengan telur puyuh

Semur tahu dengan telur puyuh

Cara membuat semur tahu dengan telur puyuh

Apakah teman-teman menyukai semur tahu? Biasanya saat berada di Jakarta dan Depok, kita seringkali  menemukan semur tahu sebagai salah satu lauk pelengkap nasi uduk Betawi, selain tempe orek dan bihun goreng.

Tetapi sebenarnya, semur tahu populer juga sebagai lauk untuk menu sehari-hari. Semur tahu betawi asli, kuahnya kental dan warna kuahnya umumnya hitam sekali. Merupakan hasil dari waktu merebus yang cukup lama dan dengan banyak menggunakan kecap serta rempah.

Ibu-ibu Betawi yang akan menyiapkan semur tahu untuk sarapan keluarga keesokan harinya, bisa saja sudah mulai membuatnya semenjak sore hari. Butuh kesabaran tersendiri memang, tapi meskipun waktu pengerjaannya lama, hasilnya juga sepadan.

Selain menghasilkan semur yang sangat lezat, aromanya juga wangi sekali karena penggunaan berbagai macam rempah.  Rasa dan aromanya yang wangi rempah inilah ciri khas yang membedakan semur Betawi dengan semur dari daerah yang lain.

Semur tahu, bisa dibuat dari tahu Cina yang dipotong-potong lalu digoreng lebih dahulu. Bisa juga menggunakan tahu Bandung atau tahu goreng. Kalau menggunakan tahu goreng, tentu lebih cepat karena tidak perlu menggorengnya lagi.

Sebagai campuran tahu, bisa saja menggunakan tempe, kentang, atau telur ayam.  Dalam resep ini, saya hanya menggunakan telur puyuh sebagai campuran, karena bagi saya sama saja enaknya menggunakan telur puyuh atau telur ayam. Bagi ibu-ibu yang mempunyai anak kecil, biasanya campuran telur puyuh justru lebih disukai.

Dalam resep ini, kecap manisnya saya cantumkan 5 sdm saja. Teman-teman bisa memberikan lebih banyak kecap sesuai dengan selera, kita fleksibel saja memasaknya.

Bila ingin rasanya pedas, selain menambah jahe juga bisa dengan cara menambahkan cabai rawit pada bumbu halusnya. Malah terkadang ada yang menambahkan irisan tomat yang dimasukkan setelah menambahkan air matang. Tomat membuat semur lebih segar dan kayarasa.

Semur tahu dengan telur puyuh

Semur tahu dengan telur puyuh

Resep semur tahu dengan telur puyuh

Bahan:

  • 10 buah tahu goreng, masing-masing dipotong menjadi 2 segitiga kecil
  • 10 buah telor puyuh, rebus hingga matang lalu angkat dan kupas
  • 2 cm jahe, memarkan
  • 2 cm lengkuas, memarkan
  • 3 cm kayu manis
  • 4 buah cengkih
  • 2 buah bunga pekak atau bunga lawang
  • 3 buah kapulaga
  • 5 sdm kecap manis atau sesuai selera
  • 1/2 sdt merica bubuk
  • 1/2 sdt ketumbar bubuk
  • minyak untuk menumis
  • Bawang goreng untuk taburan
  • 300-500 ml air matang

Bumbu, haluskan:

  • 4 butir bawang merah
  • 5 siung bawang putih
  • 2 buah kemiri

Cara membuat:

1. Tumis bumbu halus dengan 3 sdm minyak goreng hingga harum, lalu masukkan jahe, lengkuas, kayu manis, cengkeh, bunga lawang, kapulaga, selanjutnya tumis kembali hingga harum.

2. Masukkan tahu dan telur, lalu aduk-aduk sebentar. Tambahkan kecap, aduk rata, lalu beri air sekitar 300-500 ml, masak sebentar, lalu beri merica bubuk dan ketumbar bubuk, cicipi dan koreksi rasanya. Beri garam bila perlu, lalu masak kembali.

3. Angkat semur dan matikan api setelah bumbunya meresap dan kuahnya mengental. Sajikan hangat dengan taburan bawang goreng.

Catatan:

Untuk mendapatkan semur yang warna kuahnya kehitam-hitaman, diperlukan kecap yang cukup banyak dan waktu perebusan yang lama. Bila ingin lebih hemat menggunakan kecap dan hemat pula dalam hal waktu merebus, bisa memilih jenis kecap yang warnanya hitam.

Di supermarket, biasanya tersedia kecap merek tertentu yang warnanya hitam. Jenis kecap itu bisa menjadi campuran dari kecap favorit yang biasa kita gunakan.

Di pasar-pasar tradisional jabodetabek, biasanya tersedia kecap dari Tangerang yang masih diproduksi secara tradisional dan warnanya hitam pekat. Jenis kecap inilah yang biasanya digunakan oleh para pedagang nasi uduk. Kecapnya enak tetapi harganya masih terhitung murah karena merupakan hasil home industri.

Pencarian dari google:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *