Sayur tempe dengan cabai hijau

Memasak sayur tempe pedas

Memasak tempe, bisa jadi akan membuat bosan kalau bolak-balik hanya digoreng saja … Digoreng dengan tepung, digoreng tanpa tepung, dibuat perkedel, lalu digoreng. Di buat sambel dengan kemangi, tetapi digoreng juga.

Diorek, tetapi sebelumnya digoreng dulu juga. Digoreng sebentar lalu dipenyet. Bisa juga dibacem, tapi ujung-ujungnya  digoreng lagi … begitulah biasanya …

Terkadang tempe ditumis juga dengan kacang panjang, atau dimasak santan, tetapi biasanya si tempe tetap harus digoreng sebentar. Masakan menggunakan tempe yang tanpa mengalami proses menggoreng yang dikenal saat ini nampaknya hanyalah steak tempe dan bakso tempe.

Sedangkan masakan menggunakan tempe tanpa digoreng yang sejak lama dikenal di Jawa adalah sayur lodeh. Tetapi itu biasanya untuk tempe yang sudah semangit (tempe yang sudah disimpan selama 2-3 hari), jadi bukan menggunakan tempe yang baru dibeli.

Pernahkah teman-teman mencoba memasak sayur tempe dengan cabai hijau? Biasanya tempe dengan cabai hijau itu dimasaknya tumis dengan menggunakan kecap manis ya? Tapi masakan yang satu ini memang lain.

Sayur tempe dengan irisan cabai hijau ini adalah masakan kampung. Menurut ibu saya, masakan ini adalah salah satu masakan sehari-hari masyarakat yang tinggal di daerah perbukitan Menoreh, Magelang.

Bahannya sangat sederhana, hanya tempe, bihun, cabai hijau, kacang panjang, dan kol saja. Tetapi rasanya jadi unik. Kacang panjang dan kol yang diiris tipis membuat sayur tempe ini menjadi terasa renyah, krenyes-krenyes ketika dimakan. Tambahan bihun membuat sayur ini jadi terasa berbeda.

Pedasnya cukup nendang, karena menggunakan cukup banyak cabai hijau. Jenis cabainya bebas, bisa cabai keriting, cabai hijau besar, bisa juga cabai rawit hijau.

Ini memang model masakan yang biasa di masak orang di daerah yang hawanya dingin. Di tempat yang hawanya dingin umumnya masakan pedas selalu laku sebagai menu untuk makan siang maupun  makan malam.

Masakan ini tentunya hemat sekali ya teman-teman. Membuat sedikit saja hasilnya bisa menjadi banyak karena menggunakan bihun yang cenderung melar, tapi sayangnya bihun akan menyerap santan dan menghabiskan kuah. Karena itu penggunaan bihun tidak bisa banyak juga.

Untuk keluarga besar, masakan sayur seperti sayur tempe dengan cabai hijau ini tentu cocok sekali. Mudah, murah dan enak. Masakan ini juga dijamin menyehatkan, karena bahan utamanya menggunakan tempe dan sayur-sayuran. Memang termasuk masakan bersantan, tetapi penggunaan santannya di sini encer saja.

Tentunya supaya enak, perlu keseimbangan rasa antara manis dan asin. Seperti halnya masakan Jawa pada umumnya, rasa manisnya di sini menggunakan irisan gula merah. Bila teman-teman ingin mencoba, berikut ini saya share resepnya:

Resep sayur tempe dengan cabai hijau

Bahan:

  • 1 papan tempe, dipotong dadu kecil-kecil
  • 50 g bihun, direndam sampai lemas (dengan air biasa saja, tak harus air panas)
  • 5 lonjor kacang panjang, diiris tipis
  • 150 g daun kol, diiris tipis
  • 5 buah cabai keriting hijau (atau sesuai kepedasan yang diinginkan), dipotong serong
  • 5 butir bawang merah, diiris tipis
  • 3 siung bawang putih, diiris tipis
  • 1 1/2 sdt garam atau secukupnya
  • gula merah secukupnya
  • minyak goreng untuk menumis
  • 600-700 ml santan encer

Cara membuat:

  1. Tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum, tambahkan irisan cabai hijau, tumis kembali hingga cabai keritingnya menjadi layu.
  2. Selanjutnya tuangkan santan dan masak sambil diaduk-aduk sampai mendidih. Setelah mendidih masukkan tempe, lalu diaduk kembali hingga rata dan biarkan hingga mendidih kembali.
  3. Kemudian masukkan sayuran dan masak hingga sayuran agak matang.
  4. Seterusnya masukkan bihun, aduk rata lalu bumbui dengan garam dan gula merah, selanjutnya cicipi dan koreksi rasanya
  5. Jika rasanya sudah pas, dan semua bahan sudah cukup matang, bumbu pun sudah meresap, segera angkat dan sajikan.

Begitulah teman-teman, cara memasak dan resep sayur tempe dengan cabai hijau khas orang kampung ini. Mudah bukan? Selamat mencoba dan menikmati (IN) …

Pencarian dari google:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *