Sayur lodeh timbul

Sayur timbul

Memasak sayur lodeh timbul

Selamat berjumpa lagi teman-teman, rasanya lama sekali tidak posting resep baru. Hari ini saya ingin share resep sayur lodeh timbul. Iya, bahan sayur lodehnya kali ini adalah timbul. Ada yang sudah tahu timbul itu apa? Timbul ini kalau di Jawa Tengah biasa disebut keluwih.

Di Jakarta, keluwih lebih populer dengan sebutan  timbul. Entah mengapa sampai disebut timbul. Konon karena bijinya yang bulat-bulat dan tampak menonjol atau timbul itu yang membuatnya disebut demikian.

Sayur timbul bentuknya mirip dengan nangka, tetapi ukurannya lebih kecil dan bulat. Buah mudanya enak dibuat sayur lodeh bersama kacang panjang dan daun melinjo. Lebih mantap lagi bila ditambah dengan buah melinjo atau kulit melinjo. Kalau mau membeli buah timbul di pasar, pilihlah yang muda dan masih segar karena lebih enak disayur.

sayur timbul

Begini penampakannya timbul atau keluwih

Sayuran buah ini tak hanya enak dimakan tetapi juga dikenal banyak khasiatnya. Sayur timbul banyak mengandung serat, sehingga baik untuk menurunkan kolesterol, melancarkan pencernaan, serta dapat membantu menyerap dan mengeluarkan racun tubuh.

Selain itu sayur timbul juga banyak mengandung vitamin A, B, dan C, serta kaya mineral seperti kalsium, fosfor, dan zat besi.

Sayur timbul atau keluwih sudah dikenal sejak jaman dahulu kala. Keluwih atau timbul merupakan salah satu nama sayur yang telah disebut dalam naskah Serat Centhini, buku yang sudah dianggap sebagai ensiklopedi Budaya Jawa dan merupakan hasil karya sastra abad ke 18.

Kebiasaan keluarga saya di Jawa, keluwih dimasak sayur lodeh dan dibumbui tempe semangit, cabai merah, bawang merah, bawang putih, daun salam dan lengkuas saja. Semua bumbu itu, kecuali salam dan lengkuas biasanya diuleg bersama. Lalu langsung dimasukkan kuah santannya tanpa ditumis.

Dengan begitu, kalau cabai  merah yang digunakan cukup banyak, kuah sayurnya akan menjadi berwarna agak kemerahan. Tambahkan juga irisan cabai hijau supaya lebih sedap. Di Jakarta, karena tak pernah menemukan tempe semangit, saya menggantinya dengan kemiri dan terasi bakar.

Selain itu, cabe merah keritingnya sering saya ganti dengan cabai hijau besar atau cabe keriting hijau saja yang agak banyak. Penggunaan banyak cabai hijau ini sepertinya bisa lebih menguatkan rasa sayur lodehnya.

Tapi untuk tampilan yang lebih cantik, sebaiknya gunakan saja kedua-duanya dan diiris saja. Karena warna sayur timbul itu cenderung putih, akan lebih cantik jika ada warna merah dari cabai.

Begini resep selengkapnya teman-teman:

Resep Sayur Lodeh Timbul

Bahan:

  • 1 buah sayur timbul (pilih yang muda), kupas dan potong-potong sesuai dengan selera
  • 1 ikat kacang panjang, potong-potong sepanjang ruas jari atau sesuai selera
  • 2 genggam daun melinjo, siangi
  • 2 gelas santan encer
  • 150 ml santan kental
  • 3 buah cabai hijau besar, buang bijinya, potong serong
  • 1 ruas lengkuas
  • 2 lembar daun salam
  • garam secukupnya
  • gula merah dan gula pasir secukupnya

Bumbu, haluskan:

  • 6 butir bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 3 buah cabai merah keriting
  • 2 buah kemiri
  • 1 sdt terasi bakar

Cara membuat:

  1. Didihkan santan encer, lalu masukkan bumbu halus, salam dan lengkuas, rebus hingga harum dan mendidih kembali.
  2. Masukkan Sayur timbul, kemudian masak hingga agak empuk
  3. Tambahkan daun melinjo, masak kembali hingga keduanya matang
  4. Masukkan santan kental dan kacang panjang, bumbui garam dan gula merah, cicipi dan koreksi rasanya. Tambahkan gula pasir bila kurang manis. Sambil kuahnya diaduk-aduk.
  5. Angkat setelah kuahnya mendidih dan kacang panjangnya agak lunak.

Begitulah caranya memasak sayur timbul teman-teman, selamat mencoba … semoga sesuai dengan selera (IN)

Catatan: sayur ini akan lebih enak lagi kalau ditambah dengan buah melinjo atau bisa juga kulit melinjo jika tak ada buahnya.

Pencarian dari google:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *