Sayur Lodeh Terong dan Kacang Panjang

Sayur lodeh terong dan kacang panjang

Cara membuat sayur lodeh terong

Ada yang suka sayur lodeh? Sayur lodeh termasuk sayur yang disukai bukan hanya karena enak, tetapi juga karena fleksibel bahannya. Artinya bisa dipilih sesuai selera.

Benar lho, variasi bahan yang bisa kita masukkan ke sayur lodeh bisa beragam sekali. Dulu di Jawa Tengah saya hanya kenal sayur lodeh terong yang menggunakan terong hijau, kacang panjang, dan daun melinjo. Juga sayur lodeh keluih atau yang di Jakarta biasa disebut timbul.

Di Bogor, saya mulai mencoba sayur lodeh yang bahannya mirip sayur asem, bedanya cuma tanpa asem dan ditambah wortel. Biarpun mulanya aneh, ternyata saya suka. Setelah di Jakarta, saya juga menemukan sayur lodeh yang menggunakan kol selain wortel. Tapi rasanya kok ya enak saja.

Belakangan, ibu saya mulai senang memasak sayur lodeh dengan bahan buncis, daun melinjo, buah melinjo, labu siam acar dan jagung manis. Dibuat simpel begini pun sayur lodeh masih tetap enak.

Sayur lodeh jadul

Dalam buku sastra Serat Centhini, ternyata sayur lodeh sudah disebut-sebut di situ. Berarti sejak tahu 1814 M sayur lodeh sudah dikenal, tapi yang disebut di situ adalah sayur lodeh keluih, bukan sayur lodeh terong.

Tapi di buku resep tua koleksi saya, yang ditulis tahun 1926 dan masih berbahasa Jawa, resep sayur lodeh ditulis tanpa bahan. Di situ hanya tertulis bumbu dan cara masaknya. Di situ tidak ditulis nama sayurannya secara khusus. Bisa jadi di jaman Belanda pun sayur lodeh bahannya sudah fleksibel seperti sekarang.

Di buku itu, bumbu sayur lodeh terdiri dari bawang merah, bawang putih, cabai merah, kemiri, ketumbar, lengkuas, daun salam, terasi,dan banyak cabai hijau. Selain sayuran, bahan lainnya adalah irisan tempe saja. Tapi di buku itu tidak ada keterangan apakah tempenya harus segar, semangit, atau busuk.

Bagi orang Jawa, biasanya tanpa tempe semangit atau busuk, sayur lodeh kurang sedap. Paduan antara tempe semangit, petai dan udang kering, menurut buku Makanan Tradisional Jawa Tengah disebut memberikan aroma khas masakan Jawa. Membuat sayur lodeh terasa makin nikmat.

Saya sendiri sejak tinggal di Bogor dan Jakarta tidak pernah menggunakan tempe semangit atau tempe busuk. Petai juga jarang ketemu. Bagi saya tanpa kedua bahan itu sayur lodeh masih tetap enak. Saya juga tidak menggunakan bumbu ketumbar di resep ini, karena ingin yang simpel, bila teman-teman ingin menggunakan silakan saja.

Untuk membuat sayur lodeh terong, di sini saya menggunakan terong ungu karena tidak menemukan terong hijau. Baiklah teman-teman, ini dia resepnya:

Resep Sayur Lodeh Terong dan Kacang Panjang

Bahan:

  • 3 buah terong ungu ukuran sedang, potong melintang
  • 6 lonjor kacang panjang, potong-potong 3 cm
  • 1 genggam daun melinjo, siangi
  • 3 buah cabai hijau besar, potong serong
  • 3 lembar daun salam
  • 3 cm lengkuas
  • 500 ml santan
  • 3/4 sdt garam atau secukupnya
  • 2 sdt gula merah atau secukupnya

Bumbu halus:

  • 5 buah bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 2 buah cabai keriting merah
  • 1/2 sdt terasi
  • 2 buah kemiri

Cara membuat:

1. Didihkan santan, lalu masukkan bumbu halus, cabai hijau, daun salam, dan lengkuas. Setelah mendidih kembali, masukkan daun melinjo dan terong.

2. Setelah terong terlihat agak empuk, masukkan kacang panjang lalu bumbui dengan garam dan gula merah secukupnya, cicipi dan koreksi rasanya. Setelah kuahnya mendidih dan sayuran agak empuk segera diangkat saja supaya sayurannya tidak terlalu lembek

Jadi begitulah resep dan cara memasak sayur lodeh terong, mudah sekali bukan? semoga bermanfaat. IN

Pencarian dari google:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *