Resep Tongseng Ayam

tongseng ayam

Cara Memasak Tongseng Ayam

Apakah teman-teman ada yang suka tongseng? Pas cuaca mendung dan hujan begini, masakan hangat seperti tongseng cocok sekali disajikan. Saya termasuk penggemar tongseng, tetapi tidak begitu suka daging kambing. Jadi kalau memasak tongseng, biasanya menggunakan daging ayam atau sapi saja.

Bukan berarti saya tak pernah makan tongseng kambing sama sekali. Saya sering juga makan tongseng kambing bersama teman-teman atau keluarga. Sampai menjadi penggemar tongseng juga karena jaman masih menjadi orang kantoran sering pergi makan bersama teman-teman kantor.  Entah bagaimana, mereka selalu tahu  lokasi pedagang tongseng yang enak, bumbunya mantap, daging kambingnya lembut, dan tidak bau prengus.

Tadinya saya ikut makan tongseng kambing sama seperti mereka, lama-lama iseng mencoba tongseng ayam dan suka. Sejak itu favorit saya berubah menjadi tongseng ayam. Setelah berhenti menjadi orang kantoran, saya masih sering membeli tongseng ayam di lapak Sate Solo terdekat, sampai akhirnya tertarik untuk memasak tongseng ayam sendiri.

Saya senang melihat bagaimana tukang sate membuat tongseng, sebab kalau melihat cara mereka bekerja saat memasak tongseng sepertinya mudah saja. Apakah teman-teman pernah memperhatikan saat mereka menyiapkan pesanan tongseng pelanggannya?

Mula-mula mereka mengiris tipis bawang merah dan bawang putih. Selanjutnya bawang merah dan bawang putih tadi ditumis hingga harum, lalu mereka menuangkan kuah gulai. Setelah itu mereka mengambil sate ayam yang belum dibakar sampai matang betul, melepaskan daging ayam dari tusukannya, dan memasukkannya ke dalam tumisan berkuah gulai tadi.

Setelah dimasak sampai matang dan empuk lalu diberi kecap manis, garam dan gula, diberi potongan tomat, cabai, dan kol, diaduk rata. Setelah kol terlihat layu lalu diangkat dan dituang di piring saji. Ditaburi dengan bawang goreng.  Sederhana dan mudah bukan? Entah karena mereka memasaknya menggunakan arang, atau karena kuah gulainya memang sudah betul-betul mantap, tongseng ayamnya rasanya enak sekali…

Tongseng ayam

Tongseng ayam dengan kuah santan

Karena tidak memiliki stok kuah gulai yang maknyus, jadi di resep berikut ini, tongseng ayamnya langsung saja dimasak dengan bumbu gulai. Untuk cabainya sesuaikan dengan selera saja ya, di sini saya hanya menggunakan 3 buah cabai merah keriting dan 2 buah cabai rawit merah. Bila teman-teman ingin pedasnya nampol, bisa ditambah lagi cabai rawitnya.

Cabainya juga tidak harus dihaluskan bersama bumbu, bisa juga dipotong serong dan dimasukkan terakhir supaya yang tidak suka pedas bisa ikut makan. Tapi memang lebih mantap pedasnya kalau langsung dihaluskan bersama bumbu.

Resep tongseng ayam

Bahan:

  • 1 buah dada ayam (kira-kira 350 g), potong dadu, lumuri sedikit garam, sisihkan
  • 5 lembar kol, potong lebar
  • 1 buah tomat merah, potong 8
  • Bawang goreng untuk taburan
  • 2 sdm kecap manis atau sesuai selera
  • 1/2 sdt merica bubuk atau sesuai selera
  • 1/2 sdt garam
  • 1 lembar daun salam
  • 2 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya
  • 1 batang serai, memarkan
  • 2 jari lengkuas, memarkan
  • 1 buah santan instan ukuran kecil dicairkan menjadi 250 ml (gunakan air saja bila tak ingin berkuah santan)

Bumbu, haluskan:

  • 6 butir bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 3 cabai merah keriting
  • 2 cabai rawit merah
  • 1 cm jahe
  • 2 cm kunyit
  • 1 1/4 sdt ketumbar
  • 1/3 sdt jintan
  • 1/4 sdt pala
  • 3 buah kemiri

Cara membuat:

1. Tumis bumbu halus hingga harum, tambahkan daun salam, serai, lengkuas dan daun jeruk, lalu masukkan ayam, aduk-aduk hingga ayamnya  berubah warna lalu tambahkan santan, masak hingga ayamnya matang dan empuk.

2. Tambahkan 100-200 ml air matang jika kuahnya tinggal sedikit. Bumbui dengan garam, kecap, dan merica bubuk.

2. Masukkan potongan tomat, aduk rata dan masak sebentar, lalu cicipi dan koreksi rasanya.

3. Tambahkan potongan kol, aduk kembali lalu langsung angkat.

4. Sajikan dengan taburan bawang goreng.

 Catatan:

Bagi yang tidak suka memakai santan, ganti saja 250 ml santan dengan air matang. Rasa tongsengnya akan tetap gurih karena menggunakan cukup kemiri. Bisa juga penggunaan santanya dikurangi, jadi santan instannya sebagian saja tetapi tetap diencerkan hingga 250 ml ya  …. Saya gunakan santan di sini karena sudah kebiasaan saja (IN).

Pencarian dari google:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *