Resep telur pindang gurih

Membuat telur pindang yang gurih

Telur pindang seringkali kita temukan sebagai pelengkap berbagai sajian, seperti nasi gudeg, tumpeng, nasi kuning, nasi liwet, atau nasi ayam, dan adanya telur pindang membuat sajian-sajian itu semakin nikmat.

Namun sebenarnya telur pindang juga bisa dijadikan menu sehari-hari. Sebagai lauk, telur pindang juga enak disantap bersama sepiring nasi putih hangat biasa dan sayur.

Tetapi pada umumnya, telur pindang hanya dibuat dalam kesempatan-kesempatan yang istimewa. Penyebabnya salah satunya karena pembuatannya sedikit ribet, dengan cara merebus telur ayam dengan daun-daunan, misalnya daun jambu atau daun jati, ditambah kulit bawang merah yang cukup banyak.

Bagi yang tinggal di kota besar tentu tidak mudah mendapatkan daun jambu atau daun jati. Sementara kulit bawang merahnya harus mengumpulkan dulu selama 2-3 hari mungkin.

Telur pindang tak hanya dikenal di Indonesia, tetapi juga di China dan seluruh Asia. Menurut Wikipedia, telur pindang berasal dari China dan di sana dikenal dengan nama telur teh.

Alasannya disebut telur teh karena dibuat dengan cara  merebus telur dengan teh dan berbagai herba. Dalam bahasa Inggris disebut marble egg, karena  permukaan telur membentuk pola kecokelatan mirip marmer. Di sana telur pindang dikenal sebagai makanan ringan yang mudah ditemukan di mana-mana.

Karena berkembang di banyak negara, maka resep telur pindang pun cenderung berbeda baik di setiap negara maupun di setiap daerah, menyesuaikan dengan selera masing-masing. Satu contoh misalnya di China, telur pindang biasa dibumbui dengan bumbu ngohiong, kecap, dan daun teh hitam.

Bumbu ngohiong adalah campuran antara kulit kayu manis, bunga lawang, adas, cengkih dan andaliman bubuk (wikipedia). Berbeda sekali bukan dengan bumbu telur pindang di daerah kita?

Tentunya masalah warna telur setelah dikupas juga tergantung selera masing-masing, ada yang suka telur pindang dengan guratan cokelat. Ada juga yang menyukai telur pindang dengan warna cokelat sepenuhnya, ada malah yang ingin telur pindangnya cokelat gelap keunguan.

Tentunya itu semua terpulang pada selera masing-masing. Yang kita perlu tahu hanyalah bahan yang diperlukan untuk memunculkan warna yang kita inginkan.

Teh hitam memberikan warna cokelat gelap, begitu juga keluwak. Sedangkan daun jati akan memberikan warna merah, kulit bawang merah memberikan warna merah muda, sementara daun jambu memberi warna kuning kehijauan.

Jika ingin warnanya tampak lebih gelap, setelah matang kita bisa terus merendam telur dalam bumbunya untuk beberapa jam atau semalam. Jangan kuatir akan rusak karena telur pindang lebih awet daripada telur rebus biasa, setelah direbus dengan garam dan aneka rempah.

Jadi teman-teman, kita bisa saja membuat telur pindang dengan warna dan rasa sesuai dengan selera kita. Jika ingin warna permukaan telur terlihat seperti marmer, berarti setelah di rebus telurnya cukup dipukul-pukul saja dan terus direbus dengan bumbunya hingga matang betul.

Jika ingin permukaan telurnya cokelat gelap, sebaiknya telur direbus dulu lalu dikupas dan baru direbus bersama bumbu-bumbunya.

Dalam resep berikut ini saya membuat telur pindang yang klasik saja, jadi tidak dikupas dan dibuat coklat rata. Resep ini tidak menggunakan daun jati dan daun jambu karena di sini susah dapatnya.

Untuk membuat warna telur kecokelatan, kita bisa memilih merek teh celup yang kalau dicelup airnya bisa langsung cokelat sekali, dan supaya lebih mantap kita tambahkan kecap.

Jika ada kulit bawang merah bisa kita tambahkan untuk membuat warnanya lebih manis, dan tentunya membuat telur lebih sedap, bila tidak ada juga tidak apa-apa.

Resep telur pindang

Bahan:

  • 5 butir telur ayam ukuran sedang, cuci bersih
  • 1 buah teh celup, pilih merek teh yang warnanya cokelat sekali
  • 2 butir bawang merah ukuran besar, iris tipis
  • 1 siung bawang putih ukuran besar, iris tipis
  • 1/2 sdm garam atau secukupnya (tergantung juga banyaknya air yang digunakan)
  • 1 sdt gula pasir
  • 1 sdt ketumbar bubuk
  • 3 sdm kecap manis
  • 3 sdm kulit bawang merah, cuci bersih
  • 2 lembar daun salam
  • 3 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya
  • 1 batang serai, memarkan
  • 2 jari lengkuas, kupas dan iris tipis
  • air secukupnya

Cara membuat:

  1. Masukkan telur ke dalam panci bersama dengan semua bumbu dan rempahnya. Masukkan juga teh celup dan ikat ujungnya di kuping atau gagang panci
  2. Tuang air hingga telur terendam seluruhnya, lebihkan sedikit.
  3. Masak dengan api kecil saja hingga air mendidih, setelah telur cukup matang pukul-pukul hingga kulitnya retak-retak. Teruskan merebus hingga telur matang sepenuhnya dan bumbunya meresap. Angkat dan biarkan telur tetap di dalam panci hingga saatnya disajikan.

Resep telur pindang jaman sekarang ternyata lebih mudah dibuat bukan? IN

Pencarian dari google:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *