Resep Sup Senerek khas Magelang

Sup Senerek Sederhana khas Magelang

Hari ini lumayan cerah, setelah beberapa hari udara terasa dingin dengan awan pekat menggelayut di langit, ditambah hujan yang sebentar-sebentar turun. Hujan terus-terusan meskipun hanya gerimis benar-benar membuat malas untuk sekedar jalan-jalan santai di saat week end. Soalnya kalau tiba-tiba hujan turun lagi bisa-bisa malah jadi main hujan-hujanan, hihi

Lagipula, di rumah juga masih bisa olah raga, misalnya saja senam ringan, contoh gerakannya bisa dilihat di internet. Supaya lebih semangat, hari ini saya membuat Sup Senerek.  Sejak pagi sudah terbayang sedapnya menikmati semangkuk sup senerek yang hangat sambil selonjoran dan nonton TV sehabis senam. Teman-teman tentunya sudah tahu kan, sup warisan jaman Belanda khas Magelang ini?

Sup Senerek adalah sup kacang merah yang dimasak dengan wortel dan bayam, juga daging, iga atau jeroan sapi. Kuah kaldunya cenderung kental dengan bumbu menggunakan rempah-rempah seperti cengkih dan pala. Karena jeroan sapi agak sulit didapat di sini, jadi saya pilih menggunakan iga dan daging sapi saja.

Dulu waktu pertama mendengar namanya, saya sendiri rada heran, mengapa sup kacang merah disebut senerek? Bukankah biasanya sup kacang merah disebut brenebon?

Ternyata berdasarkan sejarahnya, sup senerek merupakan hasil modifikasi masyarakat setempat terhadap sup asal Belanda yang bernama soup snert, yang aslinya berbahan baku kacang polong dan dibuat dengan kuah yang kental.

Rupanya oleh masyarakat setempat, soup snert itu lalu dimodifikasi dengan bahan yang lebih mudah didapat, yaitu kacang merah, dengan pelengkap berupa sayur mayur seperti wortel dan bayam. Rasanya tentu saja tetap sedap karena kuahnya sudah enak dan mantap rasa kaldunya.

Mungkin bagi sebagian orang, sup dengan wortel campur bayam terkesan aneh. Suatu kombinasi yang tidak biasa karena bayam biasanya hanya dimasak sayur bening. Tapi bagi orang Magelang seperti ibu saya, sepertinya itu adalah hal yang lazim dan rasanya juga enak saja. Saya sendiri dari kecil sudah terbiasa menikmati sup bayam dengan wortel, jagung manis, atau taoge.

Di Magelang, ada beberapa warung yang terkenal di kalangan pecinta wisata kuliner karena sajian sup senereknya yang nikmat. Apalagi pilihan isinya umumnya tidak hanya daging sapi atau iga saja saja, ada juga yang menggunakan jeroan seperti babat dan iso yang sudah dimasak dengan bumbu bacem.

Biasanya sup senerek ini disajikan dengan nasi hangat dan sambal, juga bermacam-macam makanan penyerta yang bisa dipilih sesuai dengan selera.

Jadi jika teman-teman suatu saat melewati kota Magelang, jangan lupa berhenti sejenak untuk menikmatinya. Bagi yang ingin mencoba membuat sendiri, ini dia resep sup senerek sederhana dengan iga dan daging sapi.

Kacang merah yang saya gunakan dalam resep ini hanya 125 gram, karena stok di rumah memang hanya ada segitu.  Jika teman-teman punya stok lebih, tambahkan saja.

Sup Senerek Sederhana khas Magelang

Sup Senerek khas Magelang

Resep Sup Senerek Khas Magelang

Bahan:

  • 125 gram kacang merah, rebus hingga matang dengan air secukupnya, lalu saring dan buang air rebusannya
  • 3 buah wortel, kupas dan potong-potong sesuai dengan selera
  • 1 ikat bayam, siangi dan petiki daun mudanya
  • 1 batang daun bawang, iris selebar 1 cm
  • 300 gram iga sapi dan daging sapi, rebus sampai empuk, sisihkan dan pisahkan dari kaldunya
  • 1 sdm bawang goreng untuk taburan
  • Garam secukupnya
  • Gula pasir secukupnya
  • Merica bubuk secukupnya
  • Kaldu bubuk rasa sapi secukupnya

Bumbu yang dihaluskan:

  • 6 butir bawang merah, iris tipis, tumis hingga harum
  • 4 siung bawang putih, iris tipis, tumis hingga harum
  • 1/3 sdt merica
  • 1/4 sdt biji pala
  • 1 sdt garam

Cara membuatnya:

  1. Tuang kaldu hasil merebus iga dan daging sapi ke dalam panci, lalu tambahkan air hingga menjadi 1,2 liter.
  2. Didihkan air kaldu lalu masukkan wortel dan masak hingga setengah matang.
  3. Selanjutnya masukkan kacang merah, iga dan daging sapi serta bumbu halus, aduk hingga rata dan masak hingga semuanya matang. Cicipi dan koreksi rasanya. Tambahkan garam, gula pasir dan merica bubuk, sesuai dengan selera.
  4. Terakhir masukkan daun bawang dan daun bayam, biarkan mendidih kembali lalu angkat segera.
  5. Sajikan hangat sup senerek dengan taburan bawang goreng, nikmati dengan nasi hangat, tempe tahu goreng, dan jangan lupa sambalnya.

Catatan: bayam bisa juga direbus terpisah lalu ditiriskan dan baru dicampur saat mau dimakan, langsung ditaruh di piring saji dan disiram sup senerek panas. Dengan cara ini bayam menjadi tidak cepat berubah warna dan sayurnya juga bisa dihangatkan kembali.

Begitu cara membuat resep sup senerek khas Magelang yang sederhana ini, semoga bermanfaat. IN

Pencarian dari google:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *