Resep-resep 30 ikon kuliner

Kuliner tradisional unggulan Indonesia

Catatan resep 30 Ikon Kuliner

Kali ini saya tidak ingin membahas tentang masakan dan resep saya, tetapi tentang 30 ikon kuliner. Ikon kuliner ini sebenarnya merupakan program kemenparekraf pada jaman Bu Mary Pangestu dulu, yang bermaksud memperkenalkan  30 kuliner tradisional Indonesia unggulan di dunia Internasional.

Ketiga puluh kuliner ini merupakan kuliner terkenal yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan bisa dipadu padankan dalam suatu set menu ala Barat untuk suatu jamuan makan. Tapi entah mengapa, program itu sekarang tidak terdengar lagi gaungnya.

Memang harus diakui bahwa data dalam penetapan ikon sesuai daerah sepertinya kurang akurat sehingga sempat menimbulkan pro dan kontra. Namun di luar masalah itu, resep-resepnya sendiri merupakan resep yang layak dipercaya.

Inilah 30 kuliner unggulan Indonesia

30 Ikon Kuliner Indonesia

Kebetulan saya turut hadir sewaktu acara sosialisasinya di kampus STP Trisakti. Saat itu hadir juga Chef Vindex mendemokan langsung dua masakan. Sedangkan resep-resep lainnya dimasak oleh para chef di kampus.

Jadi tulisan ini merupakan bagian dari liputan saya yang waktu itu masih terdaftar sebagai mahasiswa untuk acara kampus dan tadinya saya posting di blog lama saya (www.smartkuliner.com).

Waktu itu saya ikut mencoba semua hasil masakannya, dan menurut saya hasil masakannya lumayan enak. Lagi pula resep-resep itu dipilih dan disusun oleh para ahli dan praktisi kuliner Indonesia, serta telah diuji dan distandarkan, sehingga ketepatan dan kelezatannya telah terjamin.

Itu sebabnya catatan resepnya saya simpan di sini, setidaknya  bisa digunakan untuk referensi bagi yang membutuhkan. Berikut ini daftar masakan dan resep selengkapnya:

Daftar 30 ikon kuliner Indonesia:

  1. Ayam panggang bumbu rujak Jogyakarta
  2. Gado-gado Jakarta
  3. Nasi goreng kampung
  4. Serabi Bandung
  5. Sarikayo Minangkabau
  6. Es dawet ayu Banjarnegara
  7. Urap sayuran Jogyakarta
  8. Sayur kapau
  9. Lunpia Semarang
  10. Nagasari Jogyakarta
  11. Kue lumpur Jakarta
  12. Soto Ayam Lamongan
  13. Rawon Surabaya
  14. Asinan Jakarta
  15. Sate ayam Madura
  16. Sate Maranggi Purwakarta
  17. Klapertart Manado
  18. Tahu telur Surabaya
  19. Sate lilit Bali
  20. Rendang Padang
  21. Nasi Tumpeng
  22. Orak-arik buncis Solo
  23. Pindang patin Palembang
  24. Asam padeh tongkol Padang
  25. Nasi liwet Solo
  26. Es Bir Pletok Jakarta
  27. Kolak pisang ubi Bandung
  28. Ayam Goreng Lengkuas Bandung
  29. Laksa Bogor
  30. Kunyit asam Solo

Resep-resep 30 ikon kuliner:

 1. Ayam Panggang Bumbu Rujak dari Jogyakarta

untuk 4-6 porsi

 Bahan:

  • 800 g (1 ekor) ayam untuk dipotong 4-6
  • 2 sdm air asam dari 1 sdt asam jawa dan 2 sdm air
  • 3-4 sdm minyak goreng
  • 3 lembar daun jeruk purut
  • 3 lembar daun salam
  • 2 cm lengkuas, dimemarkan
  • 500-600 cc santan dari 1 kelapa tua (tergantung kuah yang diinginkan)
  • 2 sdm gula merah

Bumbu (dihaluskan):

  • 10 butir bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 5 butir kemiri, disangrai
  • 12 buah cabai merah (buang bijinya bila perlu)
  • 11/2 -2 sdt garam
  • 1-11/2 sdt jahe cincang

Cara membuat:

  1. Bersihkan ayam, lalu lumuri dengan air asam, diamkan kurang lebih 20 menit.
  2. Panaskan minyak, tumis daun jeruk purut, daun salam, lengkuas, serai, dan bumbu halus. Setelah harum dan bumbu matang, masukkan ayam, aduk selama 5-10 menit.
  3. Tuang santan 500 cc dulu berikut gula merah. Masak sampai ayam matang, tambah sisa santan, terus memasak sampai kuah mengental, angkat.
  4. Panggang ayam dengan bara, atau dengan oven, sambil diolesi kuah, angkat. Hidangkan bersama sisa kuah kentalnya.

 

2. Gado-Gado Jakarta

Untuk 6 porsi

Bahan:

  • 150 g kacang panjang, dipotong 2 cm
  • 125 g taoge, dibuang ekornya
  • 125 g bayam/kangkung, dipetik batang dan daunnya
  • 100 g kol, diiris 1/2 cm
  • 150 g mentimun, diiris 1/2 cm
  • 250 g kentang, direbus, dipotong 1×11/2×2 cm
  • 250 g tahu kuning, digoreng, dipotong 1×11/2×2 cm
  • 3 butir telur, direbus, masing-masing dibelah 2
  • 3 sdm bawang goreng
  • 6 keping kerupuk udang, digoreng
  • 3 butir jeruk limau, masing-masing dibelah 2
  • 15-20 keping emping, digoreng

Bumbu/kuah gado-gado:

  • 3 buah cabai merah
  • 3 buah cabai rawit kecil
  • 1 sdt terasi bakar
  • 11/2-2 sdt garam
  • 125 g kacang mede, digoreng, digerus halus
  • 125 g kacang tanah, digoreng, digerus halus
  • 3 sdt gula merah
  • 1 sdm air asam jawa
  • 300 ml air matang
  • 2 sdm kecap manis

Cara membuat:

Rebus kacang panjang, taoge, bayam/kangkung, dan kol sampai matang, tiriskan.

Bumbu/Kuah gado-gado:

Gerus halus cabai merah, cabai rawit, terasi dan garam, tambahkan kacang mede dan kacang tanah, gerus kembali sambil diberi gula merah, air asam, air matang dan kecap manis. Aduk-aduk sampai rata, jerang diatas api, masak sampai mendidih, angkat. Setelah dingin, beri perasan air jeruk limau, aduk.

Penyajian:

Atur sayuran rebus dan mentimun di atas piring, beri potongan kentang rebus, tahu goreng, dan telur. Siram dengan kuah, taburi atasnya dengan bawang goreng, kerupuk udang, dan emping.

 

3. Nasi Goreng Kampung

Untuk: 4-5 porsi

Bahan:

  • 3 sdm minyak untuk menumis
  • 750 g nasi yang sudah dingin
  • 5 butir telur ayam, dibuat mata sapi
  • 4-5 sdm kecap manis
  • 3 sdm bawang goreng
  • 5 keping kerupuk udang
  • Acar mentimun dan wortel
  • Bumbu yang dihaluskan:
  • 3 buah cabai merah besar, buang bijinya
  • 3 siung bawang putih
  • 10 butir bawang merah
  • 1-11/4 sdt garam
  • 1 sdt terasi bakar
masakan nasi goreng kampung

Nasi goreng kampung

Cara membuat:

  1. Panaskan minyak, tumis bumbu yang sudah dihaluskan sampai matang dan harum baunya, masukkan nasi dingin, aduk-aduk sampai semua butir nasi berbalut bumbu, tuangkan kecap manis, aduk-aduk kembali sampai nasi berasap, angkat.
  2. Hidangkan bersama telur mata sapi, bawang goreng, kerupuk udang, dan acar mentimun dan wortel.

 

4. Serabi Bandung

Untuk 20 buah

Bahan:

  • 300 g tepung beras
  • 180 g kelapa parut dari 1/2 butir kelapa yang muda
  • 1/2 sdt garam
  • 600 cc santan cair
  • 120 cc air perasan 4 lembar pandan (ditumbuk/diblender dulu)
  • 2-3 sdm minyak goreng untuk mengoles cetakan
  • Saus gula merah:
  • 600 cc santan dari 1 butir kelapa tua
  • 250 g gula merah
  • 1/2 sdt garam
  • 2 lbr daun pandang, sobek-sobek buat simpul
Serabi kuah Bandung

Serabi Bandung

Cara membuat:

  1. Campur tepung beras, kelapa parut, dan garam, aduk-aduk sambil dituang santan dan air daun pandan sedikit demi sedikit. Aduk-aduk terus kurang lebih 15 menit, sampai lembut dan halus.
  2. Panaskan cetakan/wajan serabi. Olesi minyak pada permukaan wajan
  3. Tuangkan 4 sem adonan, tutup dengan penutupnya/tutup panci kecil. Jika adonan mulai terlihat berpori-pori dan adonan di permukaan serabi sudah padat dan licin, keluarkan serabi dengan mencongkel dengan sutil kecil. Sajikan dengan saus.
  4. Saus gula merah: rebus semua bahan, gunakan api kecil, aduk-aduk sampai mendidih, angkat, hidangkan sebagai saus.

Catatan: saus gula merah bisa ditambah dengan buah masak yang sedang musim, seperti nangka, durian, dan cempedak.

 

5. Sarikayo Minangkabau

Untuk 20 potong

Bahan:

  • 250 g gula pasir
  • 200 cc air
  • 6 butir telur
  • 20 lembar daun pandan (sebagian bisa diganti daun suji bila ada)
  • 100 cc air
  • 1 sdt air kapur sirih
  • 450 cc santan dari 1 butir kelapa tua
  • 2 sdt garam
  • 1 sdm tepung maizena, larutkan dalam 2 sdm air
  • 20 buah mangkuk volume 75 cc
Sarikayo dari Minang

Sarikayo Minang

Cara membuat:

  1. Masak gula dan air sampai mendidih kecil, angkat, dinginkan di suhu ruang. Kocok telur asal saja, tuangi air gula sedikit-sedikit, sambil diaduk, kemudian disaring, sisihkan.
  2. Haluskan daun pandang dalam blender bersama air. Saring airnya, tambahkan air kapur sirih, aduk rata.
  3. Masukkan air daun pandang ke dalam santan berikut garam, lalu campurkan ke dalam panci. Masak di atas api kecil asal hangat, angkat, masukkan santan hijau ke dalam campuran adonan telur sambil diaduk-aduk. Masukkan larutan tepung maizena sambil diaduk-aduk selama 5 menit, angkat.
  4. Tuang adonan ke dalam mangkuk-mangkuk. Kukus dalam dandang selama kurang lebih 30 menit hingga matang dan permukaannnya licin, angkat, dinginkan.

Catatan: hidangkan dengan ketan kukus bila suka, atau dengan potongan buah-buahan bertekstur lembut, misalnya durian matang. 

 

6. Es Dawet Ayu Banjarnegara

Untuk: 8-10 porsi

Bahan:

  • 100 g tepung sagu
  • 250 g tepung beras
  • 900 cc air
  • 150 cc air daun suji dari 10-12 lembar daun (bisa dicampur daun pandan)
  • 12 sdt garam
  • 4 sdm air kapur sirih
  • Potongan es batu untuk mendinginkan dawet saat dicetak
  • Pelengkap:
  • 1000 ml santan dari 1 butir kelapa
  • 400 g gula merah dimasak bersama 250 cc air sampai larut dan kental, saring (sirop gula merah)
  • 10 buah nangka, potong 1×1
  • es batu dihancurkan untuk 8-10 gelas

Cara membuat:

  1. Larutkan tepung sagu dan tepung beras dengan air sedikit demi sedikit sampai air tersisa setengah. Masak sampai mendidih sisa air dengan air daun suji, garam, dan air kapur. Matikan api, tuangkan adonan tepung pelan-pelan, aduk rata. Nyalakan kembali api, masak hingga matang dan kental sambil diaduk-aduk, angkat.
  2. Saat masih agak panas, tuang adonan dawet ke dalam saringan khusus untuk dawet/cendol sambil ditekan-tekan. Tampung dawet dalam wadah berisi air matang dan bongkahan es batu. Setelah mengeras saring, sisihkan.
  3. Cara menyajikan: Tuang dalam gelas 2 sdm sirop gula merah atau sesuai selera, beri nangka, dawet, dan es batu. Tuangkan santan 150-200 cc.

 

7. Urap Sayuran Jogyakarta

Untuk 6 porsi

Bahan:

  • 150 g bayam, dipetik daun dan batangnya, direbus
  • 150 g daun singkong muda direbus, dipotong-potong 3 cm
  • 150 g kacang panjang, potong 2 cm, direbus
  • 150 g taoge, buang akarnya, direbus sebentar
  • 4 lembar daun kol, dibuang tulang daunnya, iris 1/2 cm direbus
  • 3/4 butir kelapa agak muda, dikupas kulitnya dan diparut untuk bumbu urap

Bumbu kelapa (dihaluskan):

  • 3 siung bawang putih
  • 4-5 buah cabai merah besar, dibuang bijinya
  • 5 lembar daun jeruk purut
  • 11/2 sdt ketumbar, disangrai
  • 3 sdt gula merah
  • 2 sdt kencur cincang
  • 1-11/2 sdt garam

Cara membuat:

  1. Setelah semua sayuran direbus, ditiriskan
  2. Bumbu kelapa: campur bumbu halus dengan kelapa parut, aduk sampai rata, kukus kurang lebih 25 menit supaya bisa tahan lama, angkat, sisihkan.
  3. Campur sayuran rebus dengan bumbu kelapa, hidangkan segera.

 

8. Sayur Nangka Kapau

Untuk 6 porsi

Bahan:

  • 150 g rebung direbus, diiris tipis ukuran 4×5 cm
  • 15 untai kacang panjang, dipotong ukuran 8-10 cm
  • 175 g kol, dipotong ukuran 4×6 cm
  • 250 g nangka muda, dipotong ukuran 2x4x5 cm
  • 3 cm kunyit, dimemarkan
  • 3 lembar daun salam
  • 1 buah asam kandis
  • 1 1/2 lembar daun kunyit
  • 3 lembar daun jeruk

Bumbu (haluskan):

  • 15 buah cabai merah keriting
  • 15 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 11/2 sdt gula pasir
  • 5-6 butir kemiri
  • 21/2 cm jahe
  • 5-6 cm kunyit
  • 11/2-2 sdt garam

Cara membuat:

  1. Rebus nangka dalam air mendidih bersama kunyit. Setelah nangka empuk tapi tidak hancur, angkat, tiriskan, singkirkan kunyitnya.
  2. Tuang santan dalam panci, masukkan bumbu halus, serai, daun salam, asam kandis, daun kunyit dan daun jeruk. Masak di atas api sedang sambil diaduk-aduk hingga mendidih. Setelah santan berminyak, masukkan rebung dan nangka. Masak kembali sampai nangka matang tapi tidak lembek, teruskan memasak. Maasukkan kacang panjang dan kol, masak sampai bahan-bahan matang, angkat, hidangkan.

 

9. Lunpia Semarang

Untuk: 10-12 buah

Bahan:

  • minyak goreng
  • 3 butir telur, dikocok, dibuat orak-arik (dimasak diaduk-aduk di wajan dengan sedikit minyak sampai jadi gumpalan kecil-kecil).
  • 200 g udang kupas, potong jadi 2
  • 250 g dada ayam tanpa tulang, dicincang kurang lebih 1/2 cm
  • 11/2 sdt ebi disangrai, dihaluskan
  • 1/4-1 sdt merica bubuk
  • 8-9 siung bawang putih, dicincang halus
  • 500 g rebung rebus, diiris batang korek api
  • 10-12 lembar kulit lunpia garis tengah 18 cm
  • Putih telur untuk perekat

Bumbu rebung: campur jadi satu:

  • 21/2 -3 sdm kecap asin
  • 21/2 – 3 sdm kecap manis
  • 250 – 300 cc kaldu ayam
  • 3/4-1 sdt merica halus
  • 11/2 sdt gula pasir
  • 1/2 sdt garam
  • Saus bawang putih: campur bersama, lalu satukan dengan saus kental/kanji
  • 5-6 siung bawang putih, cincang halus
  • 3/4 – 1 sdt gula pasir
  • 1/2 sdt garam
  • 11/2 sdm air matang

Saus kental/kanji: dimasak bersama:

  • 11/2 sdt kecap manis
  • 1-11/2 sdt gula pasir (kalau suka)
  • 21/2- 3 sdm tepung kanji
  • 300 cc air
  • 11/4-11/2 sdt cuka

Pelengkap:

  • lokio
  • acar mentimun
  • cabai rawit

Cara membuat:

  1. Tumis udang dan ayam cincang, masukkan garam, gula serta merica, aduk kira-kira 5 menit, angkat. Panaskan sisa 3 sdm minyak goreng, tumis bawang putih hingga wangi, masukkan bumbu rebung, rebung, tumisan daging ayam dan udang, masak hingga airnya habis. Masukkan ebi, aduk. Masukkan lagi telur orak-arik, aduk hingga rata, angkat.
  2. Seluruh permukaan kulit lunpia diolesi dengan sedikit saus kental. Isi dengan 3-4 sdm adonan rebung di atasnya. Lipat ke tengah, sisi kira dan kanan kulit lunpia, lalu gulung. Olesi ujung kulit lunpia dengan putih telur, lekatkan. Gulung semua bahan sampai selesai.
  3. Setelah dibungkus dan dilipat, lunpia dapat disajikan segera sebagai lunpia basah, atau digoreng. Untuk jenis yang digoreng, lunpia digoreng dalam minyak banyak hingga kering, angkat, hidangkan dengan pelengkapnya, campuran saus kental/kanji dan saus bawang putih, lokio, acar mentimun dan cabai rawit.

 

10. Nagasari Jogyakarta

Untuk 30-35 buah

Bahan:

  • 8-9 buah pisang raja/kepok yang tua, belah dua, potong ukuran 21/2-3 cm
  • 225 g tepung beras
  • 1200 cc santan dari 1 butir kelapa
  • 250-275 g gula pasir
  • 3 lembar daun pandan disimpulkan
  • 3/4 sdt garam
  • daun pisang untuk membungkus

Nagasari dari Jogya

Nagasari Jogya

Cara membuat:

  1. Campurkan tepung beras dengan 1/3-1/2 bagian santan sampai larut, sisihkan. Masak sisa santan bersama gula pasir, daun pandan dan garam sampai mendidih dan harum, kecilkan api. Masukkan campuran tepung beras, aduk hingga adonan kalis. Masak terus sampai adonan matang dan licin, angkat.
  2. Ambil selembar daun pisang, letakkkan 2-21/2 sdm munjung adonan tepung, beri sepotong pisang di bagian tengah adonan. Rapikan hingga pisang tertutup adonan tepung (gunakan selembar daun pisang/plastik agar tak lengket).
  3. Bungkus daun memanjang, lipat kedua ujungnya ke bawah hingga bungkusan membentuk segiempat panjang, lakukan hal yang sama sampai adonan selesai dibungkus.
  4. Kukus dalam dandang dengan api besar kurang lebih 25-30 menit sampai matang, angkat. Setelah sedikit berkurang panasnya, rapikan bungkusan nagasari dengan membalik lipatan daun, biarkan mengeras, sajikan.

 

11. Kue Lumpur Jakarta

Untuk 28-30 buah

Bahan:

  • 100 g keju, diserut kasar
  • 11/2 butir kelapa muda, keruk dagingnya dengan sendok teh/pengeruk kelapa
  • 100 g margarin
  • 325 cc air
  • 200 g tepung terigu
  • 600 cc santan dari 1 butir kelapa, didihkan, biarkan dingin
  • 150 g gula pasir
  • 8 butir telur
  • 3/4 sdt garam
  • 3/4 sdt vanili
  • 150 g kismis

Kue lumpur

Kue Lumpur Jakarta

Cara membuat:

  1. Serut kasar keju dan keruk kelapa muda dengan sendok teh. Didihkan margarin dan air dengan api kecil, tuang tepung terigu sedikit demi sedikit bersama gula pasir, garam dan vanili sambil terus diaduk-aduk hingga adonan licin dan gula larut, angkat, sisihkan.
  2. Setelah adonan dingin, tuangkan santan sedikit demi sedikit sambil pecahkan telur satu persatu sambil diaduk dengan cepat sampai adonan tercampur rata.
  3. Letakkan wajan kue lumpur di atas kompor dengan api kecil. Olesi cetakan dengan minyak, tuang adonan agak penuh, tutup.
  4. Ketika adonan mulai agak mengeras, taburi dengan kismis, kelapa muda serut dan keju. Tutup kembali setelah permukaan kue berwarna kekuningan dan matang, keluarkan kue dari cetakan, hidangkan.

 

12. Soto Ayam Lamongan

Untuk 7-8 porsi

Bahan:

  • 3000 cc air untuk merebus ayam
  • 500 g (1/2 ekor ayam kampung, sudah bersih tanpa isi perut
  • 3 batang serai dimemarkan
  • 3 cm lengkuas dimemarkan
  • 3 butir cengkih
  • 1/2 butir pala
  • 1 1/2 sdt garam
  • 2 butir jeruk nipis dibelah-belah
  • 11/2 sdm kecap manis
  • Minyak goreng

Bumbu dihaluskan bersama:

  • 12 butir bawang merah
  • 6 siung bawan putih
  • 3 cm jahe
  • 3 cm kunyit
  • 5 butir kemiri sangrai
  • 11/2 sdt merica
  • 11/2 sdt ketumbar sangrai

Pelengkap:

  • 50 g suun kering, direndam dengan air hingga lembut, digunting 10 cm
  • 3 butir telur, rebus, belah-belah
  • 50 g kol, diiris 1/2 cm, direbus
  • 150 g tauge, direbus air panas sebentar
  • 2 batang seledri, diiris-iris 1/2 cm
  • 3 sdm bawang putih goreng
  • Sambal cabai

Cara membuat:

  1. Ayam direbus bersama serai, lengkuas, cengkih, dan garam sampai mendidih, kecilkan api. Rebus kembali sampai kuah ayam berkurang. Keluarkan ayam, takar kaldunya, sebanyak 1750 cc, kalau kurang tambahkan air, masak kembali. Goreng ayam sebentar, angkat, tiriskan, suwir-suwir, sisihkan.
  2. Panaskan 6 sdm minyak goreng, tumis bumbu halus sampai matang dan harum, lalu tuang ke dalam panci kuah soto. Didihkan kembali, beri keap manis, angkat.
  3. Penyajian: Atur dalam mangkok saji, kol, ayam suwir, taoge dan suun di dalamnya. Tuang kuah soto yang panas, taburi seledri dan bawang putih goreng. Beri telur rebus di atasnya. Sajikan selagi panas dengan sambal cabai dan jeruk nipis iris.

 

13. Rawon Surabaya

Untuk 6 porsi

Bahan:

  • 2500 cc air
  • 500 g air untuk sup
  • 3 batang serai dimemarkan
  • 11/2 cm lengkuas, dimemarkan
  • 8 lembar daun jeruk
  • 3 batang daun bawang, diiris 3 cm
  • 4 sdm minyak goreng

Bumbu halus:

  • 2-3 buah cabai merah
  • 8 butir bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 8 buah keluwak, ambil isinya
  • 3 butir kemiri, disangrai
  • 11/2 sdt terasi bakar
  • 2 sdt garam
  • 2-3 sdt ketumbar, disangrai
  • 11/2 cm kunyit
  • 11/2 cm jahe
  • 1-11/2 sdt air asam jawa

Pelengkap

  • 3 butir telur asin matang, dibelah-belah jadi 6-7 potong
  • 150 g taoge pendek
  • Sambal terasi
  • Kerupuk udang
  • Jeruk nipis, dipotong-potong, bila suka

Cara membuat:

  1. Jerang air dan daging di atas api sedang, masak sampai mendidih. Masukkan serai, lengkuas,  dan daun jeruk, masak sampai daging lunak, keluarkan daging, potong-potong daging ukuran dadu 1 cm. Ukur kuah kaldunya sebanyak 1600 ml, kembalikan daging ke dalam panci kuah, masak kembali dengan api sedang.
  2. Tumis bumbu halus sampai matang dan harum. Masukkan daun bawang, aduk 2 menit, angkat. Tuang bumbu tumis ke dalam panci kuah, masak kembali sampai kuah mendidih, kecilkan apinya. Teruskan masak sampai semua bahan matang, angkat.
  3. Penyajian: tuang rawon ke dalam mangkuk saji, sajikan bersama taoge, telur asin, sambal terasi, air jeruk nipis bila suka, dan kerupuk udang.

 

14. Asinan Jakarta

Untuk: 5-6 porsi

Bahan:

  • 200 g tahu kuning, dipotong 1x1x2 cm
  • 100 g kol, iris tipis 1 cm
  • 150 g taoge, dibuang akarnya
  • 200 g sawi asin, dicuci bersih, diperas, dipotong 2 cm
  • 150 g mentimun, diiris bulat 1/2 cm
  • 150 g wortel, diserut kasar
  • 100 g lokio, dibersihkan, dibuang akarnya
  • 50 g daun tikim, dibuang akarnya (bila ada/suka)
  • Kuah Asinan (campur bersama kecuali cuka):
  • 3-4 buah cabai merah, dihaluskan
  • 1 sdm ebi, direndam air panas sebentar, dihaluskan
  • 5 sdm kacang tanah goreng, dihaluskan/digerus
  • 300 g gula pasir
  • 3-4 sdt garam
  • 1000 cc air matang
  • 3 sdt cuka 25%

Pelengkap:

  • 150 g kacang tanah goreng
  • 7-8 kerupuk mie
  • 8 sdm sirop gula merah

Cara membuat:

  1. Bersihkan semua sayuran.
  2. Kuah asinan: masak campuran kuah di atas api sambil diaduk sampai mendidih, angkat. Biarkan kuah menjadi dingin, beri cuka, aduk-aduk.
  3. Masukkan dan atur bahan asinan ke dalam wadah, tuangi kuah. Simpan dalam lemari es hingga bahan agak layu (kurang lebih 1/2 hari).
  4. Keluarkan asinan, hidangkan dengan taburan kacang tanah goreng, kerupuk mi dan sirop gula merah.

 

15. Sate Ayam Madura

untuk 12-15 tusuk

Bahan:

  • 600 g fillet ayam paha dan dada, dipotong ukuran 11/2×2 cm
  • 150 g lemak ayam, diporong jadi 12-15
  • 8 sdm kecap manis
  • 7-8 sdm minyak goreng
  • tusuk sate

Saus kacang:

  • 300 g kacang tanah disangrai, dihaluskan
  • 5 buah cabai merah
  • 2 sdm gula merah, diiris tipis/disisir
  • 8-10 sdm kecap manis
  • 1-11/2 sdt garam
  • 400-450 cc air matang

Pelengkap:

  • 8 buah cabai rawit, diiris-iris
  • 6 butir bawang merah, diiris tipis
  • 3 buah tomat, diiris 1/2 cm
  • (campur cabai, bawang dan tomatnya)
  • 6 sdm kecap manis
  • 2 buah jeruk limau
  • 3 lonjor lontong

Cara membuat:

  1. Tusuk 4 potong daging ayam dengan diselingi 1 potong lemak di bagian tengah pada setiap tusuk sate.
  2. Saus kacang: haluskan kacang tanah bersama cabai merah sampai halus, lalu masukkan gula merah, kecap manis, garam, dan air matang, aduk.
  3. Campur 1/2 bagian adonan saus kacang dengan kecap manis dan minyak goreng. Oleskan pada sate, balik-balik hingga sate berlumuran kecap, sisihkan.
  4. Bakar sate di atas bara api arang kulit kelapa, bolak-balik agar merata matangnya. Sajikan sate dengan sisa saus kacang bersama campuran tomat, bawang merah dan cabai rawit, serta kecap. Beri perasan jeruk limau dan potongan-potongan lontong.

 

16. Sate Maranggi Purwakarta

Untuk 20 tusuk

Bahan:

  • 900 g daging sapi bagian has dalam
  • 5 sdm kecap manis untuk membalut daging
  • 150 g gula merah dicincang halus
  • 8-10 sdm kecap manis untuk pelengkap acar tomat
  • 25 buah tusuk sate

Bumbu halus:

  • 10-12 siung bawang putih
  • 15-18 butir bawang merah
  • 2 sdm ketumbar, disangrai
  • 11/2 – 2 sdt garam
  • 21/2 – 3 sdm air asam jawa (kental)

Acar tomat:

  • 2 buah tomat merah, diiris
  • 4 butir bawang merah, diiris
  • 6-8 buah cabai rawit hitam, diiris
  • 11/2 sdm cuka 5%

Cara membuat:

  1. Potong daging sapi bentuk dadu 11/2 – 2 cm. Campur dengan gula merah, kecap manis, dan bumbu halus, aduk rata. Diamkan 30-60 menit agar bumbu meresap (lebih empuk kalau diinapkan dalam lemari es 1 malam).
  2. Tusuk 4-5 potong daging dalam setiap tusuk sate. Bakar di atas bara api atau di atas pemanggang sate sambil diolesi bumbu perendam. Balik-balik hingga sate matang. Usahakan sate matang tapi tidak kering.
  3. Acar tomat: campur cabai, tomat iris, dan bawang merah. Tuangkan cuka, aduk rata. Hidangkan bersama kecap untuk pelengkap sate.
  4. Sate bisa dihidangkan dengan nasi atau lontong.

 

17. Klappertaart Manado

Untuk 20-25 potong

Bahan:

  • 21/2 sdm tepung terigu
  • 1 sdt vanilli bubuk
  • 1 sdt kayu manis bubuk
  • 550 cc susu cair
  • 10 kuning telur
  • 275 g gula pasir
  • 6 sdm margarin, untuk olesan
  • 600 g daging kelapa muda, direndam dalam air kelapa/air
  • 2 sdm kenari panggang, dibelah-belah
  • 100 g kenari panggang, dicincang kasar

Klappertart

Klapertart Manado

Cara membuat:

  1. Olesi dengan margarin 2 pinggan tahan panas volume 750 cc atau 1 pinggan ukuran 1500 cc.
  2. Larutkan tepung terigu, vanili dan kayu manis dalam susu, aduk rata.  Kocok kuning telur bersama gula hingga mengembang, lalu campurkan ke dalam adonan susu. Masak di atas api kecil sambil aduk hingga kental, angkat.
  3. Tiriskan kelapa muda, sisihkan 4 sdm untuk hiasan. Campurkan sisa kelapa muda dan kenari cincang ke dalam adonan, aduk. Tuang adonan ke dalam pinggan yang sudah disiapkan. Masukkan ke dalam oven yang sudah dipanaskan, panggang selama 20-25 menit dengan panas 180 derajad C, keluarkan.
  4. Hias dengan kelapa muda, taburi kenari iris. Panggang kembali 10-15 menit dengan api di atas hingga permukaannya kurang kecokelatan, keluarkan. Hidangkan dingin.

 

Tahu Telur Surabaya

Untuk 6-8 porsi

Bahan:

  • 400 g tahu Cina
  • 8 butir telur
  • 3/4 sdt merica bubuk
  • 3/4 sdt garam

Saus Kacang:

  • 5-6 buah cabai rawit, digoreng
  • 2 buah cabai merah, digoreng
  • 4 siung bawang putih, digoreng
  • 2 sdm kacang tanah goreng
  • 11/2 sdt gula merah diiris halus/disisir
  • 2-3 sdm petis
  • 1/2 sdt garam
  • 2 sdm kecap manis
  • 100 cc air matang

Pelengkap:

  • 150 g mentimun, buang bijinya, diiris dadu 1 cm
  • 200 g tauge, dibuang akarnya, diseduh air panas, tiriskan
  • 4 sdm bawang goreng
  • 2-3 batang seledri, diiris halus

Cara membuat:

  1. Potong tahu ukuran dadu 11/2 cm. Goreng setengah matang, angkat. Bagi tahu goreng menjadi 6-8 bagian/porsi. Kocok telur bersama merica dan garam. Bagi adonan telur menjadi 6-8 bagian. Campur satu bagian tahu dengan satu bagian telur kocok.
  2. Panaskan minyak goreng di dalam wajan, masukkan satu bagian adonan tahu, buat bentuk dadar, goreng sampai matang, angkat, tiriskan. Buat seluruh adonan dengan cara yang sama, bila perlu tambahkan minyak goreng secukupnya.
  3. Saus kacang: lumatkan bawang putih, cabai rawit, dan cabai merah serta bawang putih. Tambahkan kacang goreng, gerus sampai halus, tambahkan petis, garam, kecap dan gula merah. Encerkan dengan air matang, aduk rata.
  4. Siapkan tahu telur di atas piring saji, taburkan tauge dan mentimun. Siram atasnya dengan saus kacang, tambahkan taburan bawang goreng dan seledri, hidangkan.

 

Sate Lilit Bali

Untuk 20 tusuk

Bahan:

  • 500 g fillet ikan tenggiri
  • 400 g udang dibuang kulit dan kepala
  • 6 sdm santan kental
  • 75 g kelapa setengah tua, diparut halus
  • 20 batang serai, diambil bagian yang keras 15-18 cm untuk tusuk sate
  • 10 lembar daun jeruk, diiris halus
  • 3 sdt air jeruk limau
  • 3 sdm minyak untuk menumis
  • 20 potongan kertas aluminium, ukuran 10×10

Bumbu halus (campur bersama)

  • 10-12 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 4-5 buah cabai merah
  • 11/2 sdt kencur cincang
  • 21/2 sdt kunyit cincang
  • 21/2 sdt lengkuas cincang
  • 3 sdt gula merah sisir
  • 3 sdt serai cincang halus sekali
  • 4-5 butir kemiri sangrai
  • 2 sdt garam

Sate lilit

Sate Lilit Bali

Cara membuat:

  1. Haluskan fillet ikan bersama udang dengan menggunakan food processor. Tumis bumbu halus hingga matang, masukkan santan, aduk rata, angkat, biarkan sampai dingin.
  2. Campur ikan udang, bumbu halus, kelapa parut, daun jeruk iris dan air jeruk limau, aduk sampai tercampur rata, bagi menjadi 20-25 bagian.
  3. Lilitkan setiap bagian adonan pada pangkal batang serai dengan padat. Gunakan plastik di tangan supaya tidak lengket. Bungkus setiap sate lilit dengan kertas aluminium.
  4. Panggang di atas bara api, balik-balikkan agar rata matangnya, angkat. Hidangkan bersama sambal matah. Kalau tidak ada bara api bisa juga menggunakan oven pemanggang.

Sambal matah (campur semua bahan jadi satu):

Bahan:

  • 7-10 butir bawang merah, diiris halus
  • 2 siung bawang putih, diiris halus
  • 7 buah cabai merah, diiris halus
  • 3 lembar daun jeruk, dibuang tulang daunnya, diiris halus
  • 1/2 sdt terasi matang
  • 3 batang serai, ambil bagian putihnya, diiris halus
  • 1 sdm air jeruk nipis
  • 40 ml minyak goreng matang (dididihkan)
  • 1/2-3/4 sdt merica hitam bubuk

 

20. Rendang Padang

Untuk 20 potong

Bahan:

  • 1000 g daging sapi tanpa urat
  • 2250 cc santan, dari 3 butir kelapa yang tua dan besar
  • 4 batang serai, dimemarkan
  • 2 potong asam kandis
  • 2 lembar daun kunyit, disimpul
  • 10 lembar daun jeruk
  • Bumbu, dihaluskan bersama:
  • 225 g bawang merah
  • 5-6 siung bawang merah
  • 250 g cabai merah keriting
  • 3 sdt garam
  • 4 cm jahe
  • 4 cm lengkuas
  • 3 cm kunyit (bila suka)

Cara membuat:

  1. Potong-potong daging menjadi 20 potong
  2. Masukkan daging dan santan ke dalam wajan, bersama bumbu halus, serai, daun kunyit, daun jeruk. Masak sambil diaduk-aduk hingga mendidih, kecilkan apinya, teruskan memasak, sambil sekali-kali diaduk hingga daging empuk. Bila daging sudah empuk tapi kuah belum kental, angkat dulu dagingnya, teruskan memasak kuah dengan terus mengaduk-aduk supaya tidak berkerak di dasar wajan.
  3. Setelah kuah mengental, berwarna cokelat dan berminyak, masukkan kembali dagingnya ke dalam wajan, aduk-aduk sebentar, keluarkan asam kandis. Bila kekentalan rendang sudah sesuai selera, angkat.

Catatan:

  1. Untuk membuat rendang yagn bagus, pilih kelapa yang tua.
  2. Supaya cepat empuk, gunakan daging has. Setelah santan kental keluarkan dagingnya. Masak lagi santan bumbu dengan api kecil hingga berminyak, lalu masukkan kembali dagingnya sampai mendapat rendang yang diinginkan, kering atau basah.
  3. Di beberapa tempat di Sumatera Barat, ada rendang yang bumbunya diberi tambahan rempah mirip bumbu kari. Bila suka, resep di atas bisa ditambahkan 1/2-1 sdm bumbu kari (tergantung selera).

 

21. Nasi Tumpeng

Untuk 6 porsi

Bahan:

  • 600 g beras, dicuci, tiriskan
  • 700 cc santan kental dari 11/2 butir kelapa tua (buang kulit arinya)
  • 2 sdm kunyit parut
  • 1-11/2 sdt garam
  • 1 sdm air jeruk nipis
  • 3 batang serai dimemarkan
  • 6 lembar daun salam

Cara membuat:

  1. Kukus beras sampai setengah matang (kurang lebih 20 menit), angkat, tuang ke panci. Campur kunyit parut ke dalam santan, masak bersama garam, serai dan daun salam.
  2. Tuang nasi kukus dengan santan mendidih berikut semua daun, masak kembali sambil diaduk hingga santan terserap beras, angkat. Kukus kembali hingga matang.
  3. Hidangkan nasi kuning bersama lauk-lauk tidak berkuah sesuai selera …

 

22. Orak-Arik Buncis Solo

Untuk 10-12 porsi

Bahan:

  • 10 butir bawang merah diiris tipis
  • 3-4 siung bawang  putih diiris tipis
  • 3 buah cabai merah buang bijinya, dipotong-potong
  • 2 cm lengkuas, dimemarkan
  • 3 lembar daun salam
  • 2 batang serai dimemarkan
  • 5 buah ampela dipotong tipis
  • 200 g udang dikupas kulit dan dibuang kepalanya
  • 1-11/2 sdt garam
  • 1 sdt gula pasir
  • 500 g buncis buang serat pada ujung-ujungnya, dipotong serong 1/2 cm
  • 100 cc air
  • 11/2 sdm air asam

Orak-arik Buncis Solo

Orak-Arik Buncis

Cara membuat:

  1. Tumis bawang merah, bawang putih sampai harum, masukkan cabai merah lengkuas, daun salam dan serai. Tumis hingga layu, baru campurkan ampela, udang berikut garam dan gula.
  2. Setelah ampela matang, masukkan buncis dan air, masak hingga matang. Air asam diampurkan sesaat sebelum diangkat dari api.
  3. Bila menghendaki kuah agak banyak, tambahkan 100 cc air lagi, sesuaikan jumlah garam dan gulanya sesuai selera.

 

23. Pindang Patin Palembang

Untuk 10 potong

Bahan:

  • 1500 cc air
  • 4-5 lembar daun salam
  • 3 batang serai, dimemarkan
  • 5 cm jahe, dimemarkan
  • 4 cm lengkuas, dimemarkan
  • 4 buah cabai merah diiris serong
  • 900 g (1-2 ekor) ikan patin, dibersihkan, dipotong bentuk steak
  • 2 buah tomat merah, dipotong-potong
  • 5 buah tomat hijau, dipotong-potong
  • 15 buah cabai rawit merah dibuang tangkainya
  • 3 sdm air asam jawa
  • 3 sdm kecap manis
  • 11/2 sdt gula pasir
  • 25-50 g daun kemangi yang diambil pucuk-pucuknya

Bumbu (dihaluskan bersama)

  • 6 buah bawang merah
  • 5 buah cabai merah
  • 3 cm kunyit bakar
  • 1 sdt terasi bakar
  • 2-21/2 garam

Cara membuat:

  1. Masak air di atas api sedang, masukkan bumbu halus bersama daun salam, serai, jahe, lengkuas dan cabai merah. Masak hingga mendidih dan bau langu bumbu hilang, masukkan ikan.
  2. Tambahkan tomat, cabai rawit, air asam, kecap manis dan gula pasir, masak hingga mendidih dan ikan matang, tambahkan kemangi, angkat. Diamkan 4-5 jam supaya bumbu meresap, baru dihidangkan.

 

24. Nasi Liwet Solo

Untuk 8-10 porsi

Bahan:

  • 800 g beras
  • 800 g ayam kampung, dipotong 6
  • 400 cc santan kental dari 11/2 butir kelapa tua, ampasnya untuk membuat santan encer
  • 12-15 lembar daun salam
  • 3 sdt garam
  • 1600 cc santan encer
  • 4 butir bawang merah, diiris tipis
  • 3 butir telur ayam

Cara membuat:

  1. Masak santan kental bersama 3 lembar daun salam dan 1 sdt garam, kecilkan api, teruskan memasak hingga pati santan kental naik ke permukaan terpisah dari santan bening. Ambil pati santan kental dari santan yang bening. Kerjakan beberapa kali sampai tak ada lagi pati santan kental yang terbentuk di permukaan, angkat santan bening. Campur santan bening dengan 1600 cc santan encer untuk merebus ayam. Santan kental yang terbentuk dan terkumpul ini disebut areh.
  2. Ayam suir: Ambil 1000 cc santan encer, gunakan untuk merebus ayam. Masukkan 5 lembar daun salam, 1 sdt garam, dan bawang merah iris. Setelah ayam masak dan empuk, angkat, suwir-suwir. Tuangkan sisa santan perebus ayam pada sisa santan encer, yang nanti akan digunakan untuk membuat nasi gurih.
  3. Nasi gurih: rendam beras selama 3 jam, cuci, tiriskan. Kukus 15-20 menit hingga setengah masak, angkat, pindahkan ke dalam panci. Tuangkan 800-1000 cc sisa santan (tergantung dari jenis beras), bubuhkan 1 sdt garam dan 4-7 lembar daun. Masak hingga santan  habis terserap beras/nasi setengah matang, angkat. Kukus dalam dandang hingga matang, angkat, hidangkan bersama lauk pelengkapnya.
  4. Telur kukus: kocok telur bersama 3 sdm santan (dari santan yang ada), beri 1/4 sdt garam. Kemudian kukus dalam wadah /loyang segiempat, selama kurang leibh 15-20 menit, angkat, potong-potong ukuran 1x3x4 cm

Menyajikan Nasi Liwet;

Nasi dituang dalam piring beralas daun pisang, tambahkan ayam suwir, tahu kukus, bubuhkan santan areh di atas ayam dan tahu, beri sayur labu siam/jangan jipang, kerupuk kulit dan sambal terasi goreng.

Lodeh Labu Siam/ Jangan Jipang

Bahan:

  • 3 sdm minyak goreng untuk menumis
  • 3 buah cabai merah, diiris serong tipis
  • 4 lembar daun salam
  • 1 cm lengkuas, dimemarkan
  • 2 buah (kurang lebih 500 g) labu siam, dikupas
  • 10-12 mata petai, diiris panjang
  • 800 cc santan encer dari 1/2 butir kelapa tua

Bumbu halus:

  • 2-3 buah cabai merah 5-6 butir bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 1 sdt terasi, bakar
  • 1-2 sdt gula pasir
  • 1-11/2 sdt garam

Cara membuat:

  1. Iris labu ukuran batang korek api. Kupas petai, iris kecil memanjang.
  2. Tumis bumbu halus, masukkan cabai iris, daun salam, lengkuas. Setelah harum masukkan irisan labu siam dan petai.
  3. Aduk sampai rata, tuang santan. Masak hingga seluruh bahan matang, angkat.

 

25. Es Bir Pletok Jakarta

Untuk 6-8 gelas

Bahan:

  • 1500 cc air
  • 4 lembar daun pandan, dibuat simpul
  • 125 g jahe, diiris tipis
  • 5 batang serai
  • 3 cm kayu manis
  • 1/4 butir pala
  • 25 g kayu secang
  • 5 lembar daun jeruk, dibuang tulang daunnya
  • 250 g gula pasir
  • Es batu, pecah-pecahkan

Es Bir Pletok

Bir Pletok

Cara membuat:

  1. Taruh air dalam panci bersama daun pandan, jahe, serai, cengkih, kayu manis, pala, kayu secang, daun jeruk, dan gula pasir. Masak hingga mendidih.
  2. Tutup panci, kecilkan apinya, masak hingga aroma rempah-rempah keluar (kurang lebih 30 menit). Angkat dari atas api, sisihkan hingga dingin. Saring minuman dan buang ampasnya. Tuang ke  dalam botol-botol dan simpan dalam lemari es. Sajikan minuman dalam gelas, tambahkan es batu.

 

26. Kolak Pisang Ubi Bandung

Untuk 5-6 porsi

Bahan:

  • 250 g ubi jalar merah
  • 250 g pisang tanduk tua/kepok kuning tua
  • 200 g gula merah, diiris halus
  • 2 lembar daun pandan, dibuat simpul
  • 1000 cc santan, dari 3/4 butir kelapa tua
  • 1/2 sdt garam
  • 1/2 sdm gula pasir
  • 1 sdt tepung maizea, larutkan dengan sedikit air (bila suka)

Cara membuat:

  1. Kupas ubi, potong dadu ukuran 2 cm. Kupas pisang, iris melintang 1 cm. Didihkan gula merah bersama santan, daun pandan, garam, dan gula pasir hingga gula larut, angkat, saring.
  2. Jerang kembali santan-gula merah di atas api, masak hingga mendidih. Masukkan ubi dan pisang, masak hingga mendidih kembali dan seluruh bahan matang. Tambahkan larutan tepung maizena (bila suka), aduk hingga mengental dan meletup-letup kecil, angkat.

 

27. Ayam Goreng Lengkuas Bandung

Untuk 10-12 potong

Bahan:

  • 800 g (1 ekor) ayam dipotong menjadi 10-12
  • 8-10 sdm lengkuas parut
  • 4 lembar daun salam
  • 3 batang serai, dimemarkan
  • 11/2 sdm asam jawa
  • Minyak untuk menggoreng

Bumbu (dihaluskan bersama):

  • 8-10 buah bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 5 buah kemiri disangrai
  • 1-11/2  asam jawa
  • 2 sdt kunyit, dicincang
  • 11/2 sdt garam
  • 1 sdm gula

Cara membuat:

  1. Remas-remas ayam dengan bumbu halus dan lengkuas parut
  2. Letakkan di wajan, tambahkan daun salam dan serai. Masak dengan api kecil sampai ayam 3/4 matang. Beri 200 cc air, teruskan memasak sampai air habis. Angkat ayamnya.
  3. Goreng ayam dengan minyak banyak sampai matang dan berwarna kuning kecokelatan, angkat, tiriskan. Hidangkan bersama taburan remah-remah bumbu lengkuas yang sudah digoreng renyah.

 

28. Laksa Bogor

Untuk 5-6 porsi

Bahan:

  • 800 g (1 ekor) ayam direbus, disuwir-suwir dagingnya
  • 3 sdm minyak untuk menumis
  • 2 batang serai dimemarkan
  • 4 lembar daun salam
  • 250 g udang, buang kepala dan kulitnya
  • 3 butir telur, direbus, dikupas, belah 8
  • 3 sdm bawang goreng
  • 15 buah cabai rawit direbus, diulek untuk sambal
  • 60-75 g daun kemangi, diambil pucuk-pucuknya
  • 1-2 buah jeruk nipis, dipotong-potong
  • 1500 cc santan dari 1 butir kelapa tua
  • 2 sdm kelapa parut, disangrai sampai kecokelatan
  • 225 g bihun kering, diseduh dengan air mendidih sampai lunak, tiriskan
  • 150-175 g tauge, dibuang akarnya,diseduh air mendidih, tiriskan
  • Bumbu (haluskan bersama):
  • 3 siung bawang putih
  • 9 siung bawang merah
  • 1 sdm ketumbar disangrai
  • 2 sdt lengkuas muda
  • 2 cm kunyit
  • 3 butir kemiri, disangrai
  • 1/2 sdt gula pasir
  • 2 sdt garam

Cara membuat:

  1. Rebus ayam dengan 1000 cc air sampai empuk, angkat,sisakan kaldunya kurang lebih 500 cc, ayam disuwir-suwir, sisihkan. Tumis bumbu halus, serai dan daun salam sampai bumbu matang dan harum. Masukkan udang, santan dan kelapa tumbuk. Didihkan sambil sekali-kali diaduk agar santan tidak pecah.
  2. Penyajian: atur dalam wadah: bihun, tauge, ayam suwir dan potongan telur. Tuang kuah panas, taburi bawang goreng, beri daun kemangi dan sambal cabai, serta potongan jeruk nipis bila suka.
  3. Sambal: haluskan 6 buah cabai merah dan 8 buah cabai rawit rebus, tambah1/4 sdt garam, rebus bersama sebagai sambal.

 

29. Kunyit Asam Solo

Untuk: 8-10 gelas

Bahan:

  • 1500 cc air
  • 250 g gula merah
  • 4-5 sdm gula pasir
  • 75 g asam jawa (tanpa biji)
  • 5 cm kunyit, diiris-iris
  • 4 lembar daun pandan segar, simpulkan
  • 8 lembar daun jeruk

Kunir asem Solo

Kunir asem

Cara membuat:

  1. Masak air sampai mendidih, masukkan semua bahan. Didihkan kembali sampai semua bahan larut/hancur, angkat.
  2. Saring dengan penyaring yang halus, sambil ditekan/tekan sampai tinggal ampasnya. Biarkan air asam hingga tidak panas lagi, masukkan ke dalam botol-botol, dinginkan dalam lemari es. Hidangkan dingin.

 

30. Asam Padeh Tongkol Padang

Untuk 10 potong

Bahan:

  • 900 (1-2 ekor) ikan tongkol, dibuang sisik dan isi perutnya
  • 1000 cc air
  • 1 sdm jeruk nipis
  • 2 batang serai, dimemarkan
  • 4 lembar daun jeruk purut
  • 1 lembar daun kunyit dibuat simpul
  • 2 potong asam kandis

Bumbu (dihaluskan bersama):

  • 150 g cabai keriting
  • 10 butir bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 1-2 cm jahe
  • 3 cm lengkuas, dimemarkan
  • 2 sdt garam

Cara membuat:

  1. Ikan dipotong melintang/steak selebar 11/2 cm. Lumuri dengan air jeruk nipis, diamkan 15-20 menit.
  2. Masak air sampai mendidih berikut bumbu halus,serai, daun jeruk purut dan daun kunyit.  Setelah mendidih masukkan ikan, susun hingga semua ikan terendam dalam kuah cabai.
  3. Masak dengan api kecil, hingga air sedikit menyusut, kuah mengental. Masukkan asam kandis dan garam, aduk sebentar, angkat.

Sumber resep-resep: website kemenparekraf

Pencarian dari google:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *