Resep Ontbijtkoek, Cake Rempah Enak

Ontbijtkoek atau Bolu Rempah

Cara Membuat Ontbijtkoek, Cake Rempah Enak

Adakah yang suka Ontbijtkoek atau cake rempah? Ontbijtkoek adalah salah satu kue jadul yang tetap disukai hingga kini. Dari namanya saja sudah bisa ditebak bahwa ontbijtkoek ini merupakan kue asli Belanda. Namun kue ini sudah sejak lama dikenal sebagai kue tradisional di Indonesia.

Ontbijtkoek adalah salah satu menu sarapan, dan biasanya disajikan dengan mentega. Jadi cara memakannya dengan dioles mentega begitu. Bisa jadi itu sebabnya, cake ini sengaja dibuat tanpa menggunakan mentega.

Di Indonesia, ontbijtkoek bisa dinikmati pagi maupun sore hari sebagai teman ngeteh atau ngopi dan jarang yang menggunakan olesan mentega.

Bila dilihat bentuknya, memang mirip dengan bolu atau cake biasa saja. Bedanya hanyalah cake ini dibumbui dengan kayu manis, pala, dan cengkih bubuk yang disebut juga dengan nama bumbu spekuk.

Bila tidak mempunyai bumbu spekuk yang sudah dalam bentuk campuran seperti itu, teman-teman bisa mencampur sendiri 1 sdt kayu manis bubuk, 1/2 sdt pala bubuk, dan 1/2 sdt cengkih bubuk, Sendoknya peres saja lho ya, tak perlu dilebihkan.

Menggunakannya juga tidak harus seluruhnya. Sesuaikan dengan selera saja. Bagi yang suka wangi rempah, biasanya akan menggunakan seluruhnya (2 sdt), namun bagi yang lidahnya sensitif atau kurang suka terlalu berempah, barangkali cukup 1 sdt saja.

Saya jadi posting resep cake rempah ini karena waktu mudik kemaren, kebetulan menemukan kembali buku catatan resep jaman dulu banget, jaman masih sekolah, entah SD atau SMP (nggak usah sebut tahunlah yaa … nanti ketahuan sudah kelewat tuwir, nyaris expired … hihihi).

Dulu saya senang mencatat resep dari media, entah koran atau majalah. Untuk dipraktekkan pas ada waktu dan tersedia bahannya. Saya tidak ingat lagi dari koran atau majalah apa resep ontbijtkoek ini, yang pasti sudah lama banget.

Seperti yang sudah saya duga, resep cake ini sama sekali tidak menggunakan mentega. Tapi tentunya bisa dibayangkan betapa seret di leher hasil jadinya nanti, bila diikuti tidak menggunakan mentega. Jadi saya tambah sendiri saja menteganya sebanyak 100 g, disamakan dengan tepung terigunya.

Saya senang resep ini karena tergolong irit telur, cukup 5 butir saya, dan telurnya juga tidak perlu yang ukuran besar. Supaya cakenya lebih lembut, saya tambah juga dengan susu dan tepung maizena. Tepung maizenanya hanya 1 sdm, sedangkan susunya saya gunakan susu kental manis sebanyak 1 sachet (40 g).

Terakhir saya juga menggunakan emulsifier sebanyak 1 sdt. Ini sebenarnya tidak harus, karena resep aslinya juga tidak menggunakan baking powder atau emulsifier sama sekali. Hanya saja, waktu itu saya merasa ragu mengikutinya, takut tidak mengembang.

Hasilnya adalah kue yang wangi, super lembut, dan enak, apalagi dimakan saat masih hangat, hmmm… bisa-bisa membuat khilaf dan lupa diet (abaikan penampakannya yang rada gelap ya … ngangkatnya rada telat, hihihi).

Melihat lembutnya kue ini, saya rasa tanpa emulsifier juga hasilnya masih cukup lembut.  Walau mungkin tidak mengembang sekali seperti ini.

Baiklah, begini resep selengkapnya teman-teman:

Resep Ontbijtkoek, Cake Rempah Enak:

Bahan:

  • 125 gr gula palm bubuk atau palm suiker
  • 100 gr mentega (saya menggunakan margarin mentega), cairkan
  • 3 butir telur utuh
  • 2 kuning telur
  • 1 sdt sp bila suka (optional)
  • 100 gr tepung terigu
  • 1sdm tepung maizena
  • 2 sdt bumbu spekoek (bagi yang sensitif cukup 1 sdt saja)
  • 1 sachet susu kental manis
  • 2-3 sdm kacang kenari atau almond slice dipotong panjang-panjang

Cara Membuat:

  1. Kocok gula palm (palm suiker) dengan telur hingga tercampur, beri sp dan kocok terus hingga mengembang dan mengental.
  2. Sambil menunggu adonan telur siap, campurkan dan ayak dulu bahan keringnya, yaitu tepung terigu, bumbu spekoek, dan maizena
  3. Campur adonan telur dengan bahan kering sedikit demi sedikit, selingi dengan mentega cair, masukkan juga susu kental manisnya, lalu aduk hingga rata.
  4. Tuang ke dalam loyang yang sudah diberi kertas roti beroles mentega (saya menggunakan loyang tulban dengan diameter 24 cm). Bila menggunakan loyang tulban seperti ini, cukup beri olesan mentega dan taburkan sedikit tepung terigu.
  5. Panggang dalam oven panas 180 derajat celsius selama 5 menit, lalu taburkan kacang almond atau kenari di bagian atas kue lalu panggang kembali hingga matang sesuai oven masing-masing (di oven listrik saya cukup 15-20 menit). Lakukan tes tusuk dengan tusuk gigi untuk memastikan kematangannya. Jika cake sudah matang, maka tusuk gigi akan keluar dalam keadaan bersih. Itu artinya cake sudah matang dan sudah waktunya untuk diangkat.
  6. Setelah matang, keluarkan dari dalam oven, tunggu agak dingin dan keluarkan dari loyangnya.
  7. Dinginkan dulu di rak kawat. Selanjutnya cake bisa dipotong-potong dan disajikan.

Catatan: 

  1. Untuk membuat cake ini sebaiknya pilih palm suiker atau bubuk gula kelapa yang warnanya tidak terlalu cokelat supaya warna cakenya nanti tidak terlalu gelap.
  2. Supaya kacang kenari atau almond tidak cepat menjadi cokelat, setelah kenari atau almond ditaburkan, kue bisa dipanggang di rak yang agak bawah saja.

Mudah sekali membuatnya bukan? Hmmm … aromnya wangi dan enak rasanya … teksturnya juga lembut … cocok sekali untuk dinikmati bersama secangkir kopi atau teh.

Pencarian dari google:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *