Resep Nasi Goreng Babat khas Semarang

Nasi Goreng Babat Pedas khas Semarang

Cara Membuat Nasi Goreng Babat Pedas khas Semarang

Adakah di antara teman-teman yang suka makan nasi goreng babat? Nasi goreng babat adalah masakan yang sangat populer di Semarang dan sekitarnya, termasuk di daerah tempat tinggal saya, yaitu di Salatiga.

Meskipun sebagian orang menjauhi jeroan seperti babat, namun bagi sebagian orang yang lain, babat adalah makanan enak yang selalu dirindukan kehadirannya.

Babat biasanya tidak hanya untuk dimasak menjadi nasi goreng saja. Di semarang dan sekitarnya, selain nasi goreng babat juga dikenal babat gongso, di mana babat dan iso dioseng-oseng dengan bumbu pedas manis. Sementara di Salatiga, bakso babat juga menjadi makanan yang populer dan digemari.

Kembali ke nasi goreng babat, biasanya di tukang nasi goreng tersedia pilihan, apakah mau nasi goreng babat saja ataukah memakai iso, atau sekalian lengkap dengan petainya. Tukang nasi goreng babat yang masakannya enak, biasanya banyak diantri orang di jam-jam makan. Orang tidak hanya membeli untuk dimakan di tempat tetapi ada juga yang dibawa pulang.

Repotnya, orang yang membeli untuk dibawa pulang terkadang membeli dalam jumlah yang banyak sehingga antrian menjadi panjang dan lama. Benar-benar pembeli harus sabar menanti.

Untuk teman-teman yang tidak suka mengantri lama, jalan keluarnya tentu saja membuat sendiri di rumah. Nasi goreng bukan makanan yang sulit dibuat bukan? Bagian yang agak ‘merepotkan’ di sini hanyalah saat memasak babatnya. Satu solusi jitu adalah dengan membelinya matang, misalnya saja di tukang soto. Babat yang sudah dimasak biasanya dijual oleh tukang soto sebagai makanan pelengkap soto.

Namun jika di sekitar kita tidak ada yang menjual babat sudah matang, tak apa-apa juga merebus sendiri. Nah, untuk mempermudah teman-teman yang ingin mencoba, saya akan share resepnya di sini:

Resep Nasi Goreng Babat khas Semarang

Bahan:

  • 400 g nasi putih dingin
  • 1/2 sdm kecap asin
  • 3 sdm kecap manis
  • 1/2 sdt merica bubuk
  • 250 g babat sapi
  • 1 batang daun bawang, iris serong
  • Minyak goreng secukupnya untuk menumis
  • Garam secukupnya
  • Gula pasir secukupnya

Bumbu, haluskan:

  • 6 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 2 buah cabai rawit merah
  • 3 buah cabai keriting merah
  • 1 sdt terasi
  • 1 sdt garam

Bumbu untuk merebus babat:

  • 1 cm jahe, memarkan
  • 1 lembar daun salam
  • 2 cm lengkuas, memarkan

Cara membuat:

  1. Cuci bersih babat, lalu rebus dengan jahe, daun salam dan lengkuas hingga empuk. Setelah empuk angkat dan potong-potong sesuai dengan selera.
  2. Tumis bumbu halus dengan minyak goreng secukupnya hingga harum. Lalu masukkan daun bawang dan aduk-aduk hingga agak layu.
  3. Masukkan potongan babad, aduk hingga bercampur rata dengan bumbu. Tambahkan nasi putih, kecap asin, dan kecap manis. Aduk-aduk kembali dan masak hingga tercampur rata dan bumbunya meresap.
  4. Cicipi dan koreksi rasanya, tambahkan garam dan gula bila perlu
  5. Setelah rasanya pas segera angkat dan sajikan hangat.

Begitulah teman-teman, cara memasak resep nasi goreng babat khas Semarang ini, semoga bermanfaat. Satu hal yang perlu diperhatikan, teman-teman yang memiliki kecenderungan kolesterol dan asam urat sebaiknya berhati-hati mengkonsumsi jeroan seperti babat dan iso. Bagi yang sudah meenderita asam urat dan kolesterol, sebaiknya hindari saja makanan ini.IN

Pencarian dari google:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *