Resep kentang balado

kentang balado

Membuat kentang balado yang pedas

Kentang balado adalah masakan yang sangat populer dan digemari banyak orang. Tak mengherankan jika menu yang satu ini hampir selalu tersedia di warung nasi atau rumah makan yang menyajikan nasi rames.

Kentang balado cocok dinikmati dengan nasi putih hangat bersama dengan teman nasi lainnya seperti ayam goreng atau rendang. Tapi menu ini juga lazim dijadikan sebagai salah satu makanan pelengkap nasi uduk Betawi atau sebagai pelengkap nasi kotak.

Ibu-ibu di rumah pun umumnya senang membuat kentang balado karena bahannya mudah didapat, membuatnya  cepat dan mengerjakannya tidak sulit. Selain bisa menambah variasi hidangan di meja makan juga bisa berfungsi untuk melengkapi sajian yang lain, dan tentunya membuat siapa pun yang makan menjadi semakin berselera.

Saya bersama teman-teman kuliah pernah tinggal di sebuah desa wisata di daerah Kuningan, Jawa Barat. Di situ, saya tinggal di rumah penduduk yang memang dijadikan homestay. Di sana Ibu pemilik rumah selalu menyediakan kentang balado di meja makan setiap hari, untuk melengkapi hidangan yang lain.

Entah karena udaranya yang dingin sehingga saya dan seorang teman menjadi bersemangat menyantap makanan yang pedas. Atau memang kentang baladonya yang nampak menarik. Yang pasti saat itu kami mau saja menyantapnya setiap hari tanpa merasa bosan.

Biasanya kentang balado dibumbui dengan banyak cabai, sehingga rasanya tak hanya gurih tapi juga sangat pedas, efeknya makin menambah nafsu makan. Tetapi ada juga yang menggunakan tambahan tomat.

Penyuka rasa pedas biasanya tidak hanya menggunakan cabai merah besar atau cabai keriting saja, terkadang masih ditambah dengan cabai rawit merah atau cabai setan.  Hasilnya sudah pasti sangat pedas sekali.

Bagusnya, kita tak akan pernah sampai kepedasan jika membuat sendiri. Soalnya jika cabai yang kita masukkan terlalu banyak dan rasanya menjadi terlampau pedas, kita bisa menambahkan gula merah, gula pasir dan garam sedikit untuk menetralisir.

Biasanya rasa pedasnya akan langsung berkurang. Mudah bukan teman-teman? Jangan terlalu takut salah menakar cabai. Kita bisa membuatnya sesuai dengan selera masing-masing.

Ada orang yang membuat kentang balado tanpa asesori lainnya. Namun tak jarang kentang balado diberi tambahan petai, ikan bilis, ikan teri, hati dan ampela ayam, udang, atau telur puyuh yang membuat rasanya semakin nikmat.

Nah, kentang balado model seperti apa yang menjadi favorit teman-teman? Apakah cukup yang plain saja seperti resep berikut ini, atau dengan asesori khusus? Bila ingin menambahkan bahan yang lain, teman-teman bisa menggorengnya lebih dulu, lalu menambahkan bawang merah dan cabai pada bumbu halusnya.

Resep kentang balado berikut ini tingkat kepedasannya sedang saja, mungkin bahkan bisa dikatakan tidak pedas, karena maksudnya supaya anak-anak bisa ikut makan.

Bagi yang ingin rasa pedas bisa menambahkan beberapa buah cabai keriting atau cabai rawit merah sekalian supaya pedasnya nampol. Cabai rawit merah selain membuat lebih pedas juga menjadikan masakan ini menjadi lebih enak.

Bahan:

  • 2 buah kentang ukuran besar (@= 250 g)
  • Minyak untuk menggoreng

Bumbu halus:

  • 4 buah cabai merah besar
  • 3 buah cabai keriting
  • 3 butir bawang merah
  • 1 siung bawang putih
  • 1 sdt garam atau sesuai selera
  • 1 sdt gula pasir
  • 2 sdt gula merah

Cara membuat:

1. Kupas dan cuci bersih kentang, lalu potong dadu dan taruh di wadah berisi air.

2. Goreng kentang hingga matang. Angkat, sisihkan.

3. Tumis bumbu halus menggunakan 3 sdm minyak sisa menggoreng kentang hingga harum, lalu masukkan kentang, aduk rata, biarkan bumbunya meresap, cicipi dan koreksi rasanya. Jika sudah cukup lalu angkat dan sajikan hangat.

Begitulah resep kentang balado, mudah saja bukan membuatnya? Semoga bermanfaat. IN

Pencarian dari google:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *