Resep gule dan tongseng daging sapi

tongseng dari daging sapi

Cara memasak gule dan tongseng daging sapi

Judulnya menyenangkan yaa … gule dan tongseng daging sapi … dua masakan yang sama-sama istimewa. Kedua masakan ini sengaja saya satukan, sebab dari gule menjadi tongseng hanya perlu sedikit usaha.

Kita iris saja bawang merah dan bawang putih secukupnya, lalu ditumis hingga harum. Sesudah itu, masukkan gulenya, tambahkan kecap, sedikit air, kol, tomat, garam, masak sebentar, jadi deh.

Ada yang lebih suka dengan gule daging sapi saja? Kalau lebih menyukai gule daging sapi ya tidak apa-apa. Sesudah gulenya matang sajikan saja dengan taburan bawang goreng. Tidak perlu dilanjutkan menjadi tongseng.

Ceritanya kemaren punya stok daging sop dan ingin dimasak yang gurih dan agak istimewa. Kebetulan daging sopnya jenis yang bagus, bukan yang banyak mengandung lemak. Masih jauh lebih banyak dagingnya. Jadi masih cocok dimasak gule.

Kalau lemak dari dagingnya saja sudah terlalu banyak, tentu akan menjadi semakin berlemak saja dengan adanya tambahan santan. Mungkin rasanya akan semakin gurih, sebagian orang mungkin menyukainya. Tetapi kadar lemak jenuhnya juga akan semakin tinggi.

Kalau dagingnya sudah sangat berlemak, buat saya lebih baik dimasak menjadi sayur sop atau sayur nangka. Maklum, inginnya terus makan enak tetapi tidak mau kegemukan. Jadinya ya begini, berusaha ekstra hati-hati dengan makanan berlemak.

Lagipula gule daging sapi itu sudah enak rasanya tanpa kebanyakan lemak, karena daging sapinya dimasak dengan menggunakan aneka rempah-rempah.

Sebagai orang yang berasal dari Jawa Tengah, tadinya saya terbiasa dengan gule daging sapi yang agak manis. Gule hasil masakan ibu saya biasanya memang tidak menggunakan cabai.

Bumbunya juga cenderung sederhana atau yang wajib saja, terdiri dari bawang merah, bawang putih, ketumbar, merica, kemiri, kunyit, jahe, daun salam, daun jeruk, serai, garam, dan gula merah. Dengan bumbu seperti itu saja, rasanya sebenarnya sudah enak.

Entah mengapa sepertinya lidah saya berubah. Rasanya aneh kalau tidak menggunakan cabai. Memang saya juga menggunakan semua bumbu itu kalau membuat gule, namun saya suka menambahkan juga sedikit jintan dan kayu manis. Rasanya lebih enak saja di lidah saya.

Mungkin masakan Ibu saya memang lebih baik manis begitu, karena ibu seringnya memasak gule atau tongseng daging sapi biasanya saat anak-anak dan cucu-cucunya berkumpul semua.

Anak-anak yang kecil biasanya tidak suka makanan pedas. Jadi lebih baik penggemar cabai saja yang mengalah. Tambahkan saja sambal bila ingin pedas. Begitu lebih menyenangkan bukan? Tidak akan ada anak-anak yang rewel karena merasa kepedasan. Semuanya senang.

Baiklah, mari kita lihat saja resep selengkapnya.

 

gule dari daging sapi

gule daging sapi

Resep gule daging sapi

Bahan:

  • 500 g daging sapi (daging sop)
  • 1200 ml air
  • 400 ml santan
  • 2 lembar daun salam
  • 3 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya
  • 1 batang serai, memarkan
  • 2 cm kayu manis
  • 1 cm jahe, memarkan
  • 2 cm lengkuas, memarkan
  • 1 1/2 sdt garam atau secukupnya
  • 1 1/2 sdt gula merah atau secukupnya
  • minyak goreng untuk menumis bumbu
  • Bawang merah goreng untuk taburan

Bumbu, haluskan:

  • 7 butir bawang merah
  • 5 siung bawang putih
  • 8 buah cabai keriting
  • 11/2 sdt ketumbar
  • 1/3 sdt jintan
  • 1/2 sdt merica
  • 4 butir kemiri
  • 2 cm kunyit

Cara membuat:

  1. Rebus daging sapi dengan air hingga setengah matang. Tambahkan airnya bila daging masih keras tetapi airnya sudah mengering. Sesudah setengah matang segera angkat, lalu potong kotak-kotak dan  sisihkan.
  2. Tumis bumbu halus dengan minyak goreng hingga harum, tambahkan daun salam, serai, daun jeruk, jahe, dan lengkuas. Aduk-aduk.
  3. Masukkan potongan daging sapi dan air rebusan atau kaldunya, masak kembali hingga daging empuk. Tambahkan airnya bila mengering.
  4. Setelah dagingnya mulai empuk, tuang santan dan bumbui dengan garam dan gula merah. Cicipi dan koreksi rasanya. Setelah santan mendidih dan gule matang, angkat dan sajikan dengan taburan bawang merah goreng.

Sebagai catatan disini adalah penggunaan dagingnya. Karena daging yang saya gunakan daging sop, jadi mungkin waktu merebusnya agak lama dan butuh lebih banyak air.

Jika daging sapi yang digunakan adalah daging yang lebih bagus kualitasnya, misalnya jenis daging has dalam, biasanya lebih cepat empuk, jadi tidak perlu direbus dulu hingga setengah matang. Bumbu halusnya bisa langsung ditumis, dagingnya langsung dipotong-potong saja dan dimasukkan.

Bagi yang kuatir jahe dan lengkuasnya menjadi ranjau, bisa saja kedua bahan ini dihaluskan sekalian bersama bumbu halus. Tapi kalau takut bumbunya jadi terlalu tajam lebih baik biarkan saja tetap utuh.

Resep Tongseng daging sapi

Setelah menjadi gule seperti di atas. Kita bisa lanjutkan hingga menjadi tongseng (fotonya dapat dilihat di awal artikel ini).

Bahan:

  • gule daging sapi
  • 4 butir bawang merah, iris tipis
  • 2 siung bawang putih, iris tipis
  • 2 buah tomat ukuran sedang potong sesuai selera
  • 50 g daun kol, buang tulang daunnya dan potong-potong
  • 1 sdm kecap manis atau secukupnya
  • garam dan gula secukupnya

Cara membuat:

  1. Tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum, lalu masukkan gule daging sapi. Aduk hingga rata, masak sebentar, lalu tambahkan tomat dan daun kol.
  2. Bumbui dengan kecap, garam dan gula secukupnya. Cicipi dan koreksi rasanya hingga pas. Tunggu sampai mendidih, lalu angkat dan sajikan.

Begitulah resep gule dan tongseng daging sapi nya teman-teman, semoga saja cocok dengan selera dan bisa menjadi tambahan menu kesayangan keluarga (IN).

Pencarian dari google:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *