Membuat seblak tanpa kuah

Mari membuat seblak

Adakah penggemar seblak di sini?  Sepertinya seblak sangat cocok dibuat untuk camilan anak-anak di hari libur sekolah seperti ini (Bagi yang punya anak ABG lho yaa … bukan untuk anak yang masih kecil).

Makanan asal Bandung ini memang telah begitu populernya,  sehingga tak hanya dikenal di Bandung saja, tapi juga di kota-kota yang lain seperti Bogor, Depok, Jakarta.

Kerupuk yang sengaja dibuat bantet lalu dibumbui dengan cabai rawit yang cukup banyak sehingga rasanya sangat pedas ini, kini semakin mudah di dapat. Sudah banyak pedagang kaki lima yang menjualnya.

Ada seblak yang dibuat dengan kuah cukup banyak, dilengkapi sawi dan tomat, mirip orang membuat mie kuah. Tetapi ada juga yang lebih suka membuat seblak tanpa kuah.

Penggemar seblak kini juga bisa menikmati seblak instan yang hanya perlu diseduh. Produk itu biasanya dijual di toko oleh-oleh di Bandung dan toko-toko online.

Bahkan seblak yang berupa kerupuk bantet yang digoreng hingga kering lalu dibumbui dengan banyak cabai bubuk juga sudah banyak dijual dalam kemasan plastik. Meskipun tentunya lebih asyik yang tidak kering begini. Tetapi setidaknya … semakin banyak pilihan bukan?

Makan seblak memang asyik. Rasanya yang kenyal, pedas, dan gurih, juga segar karena menggunakan bumbu kencur, membuat sulit untuk berhenti mengunyah. Biar pun sepiring penuh lama-lama habis tanpa terasa, meskipun biasanya makannya sambil kepedasan, hihi.

Seblak sebenarnya mudah dibuat. Kita hanya perlu menyeduh kerupuk dengan air panas hingga cukup lunak untuk dimakan, tapi jangan sampai lunak sekali, karena tekstur yang diinginkan adalah tekstur kerupuk bantet.

Lalu siapkan bumbunya yang terdiri dari bawang putih, bawang merah (bila suka), kencur dan cabai rawit yang jumlahnya bisa disesuaikan dengan selera.

Penggunaan kencur di sini tidak hanya untuk memberikan rasa yang segar dan khas, tetapi juga dimaksudkan agar perut tak terasa sakit setelah makan makanan yang menggunakan banyak cabai rawit.

Bahan yang membuat seblak terasa mantap terutama adalah cabainya. Gunakan cabai rawit ukuran besar yang sering disebut cabai domba atau cabai jablay. Campur antara cabai rawit yang warnanya merah atau orange dengan yang hijau supaya semakin enak rasanya.

Dalam foto di atas, seblak dibuat menggunakan campuran kerupuk merah dan putih, tetapi tidak menggunakan telur ayam. Sedangkan dalam foto di bawah, seblak hanya dibuat dari kerupuk putih, tetapi menggunakan kocokan telur.

Teman-teman bisa memilih sendiri mau membuat yang mana, seseaikan saja dengan selera dan bahan yang ada.

Dalam resep dan foto, penggunaan cabainya memang tidak banyak, hanya 4 buah, karena disesuaikan dengan selera anak-anak. Untuk seblak yang cukup pedas, gunakan setidaknya 10 buah cabai rawit.

Baiklah … bagi teman-teman yang ingin mencoba, ini resep selengkapnya:

Seblak tanpa kuah

Seblak tanpa kuah, menggunakan kerupuk putih

Resep seblak tanpa kuah

Bahan:

  • 125 g campuran kerupuk merah dan putih, rendam dengan air panas hingga lembek (hati-hati jangan sampai empuk)
  • 2 sdm minyak untuk menumis
  • 1 butir telur, kocok lepas
  • garam dan gula secukupnya

Bumbu halus:

  • 4 siung bawang putih
  • 1 jari kencur atau secukupnya
  • 4 buah Cabai rawit merah dan hijau ukuran besar (4 buah cabai ini untuk seblak yang agak pedas saja, bila ingin cukup pedas, gunakan setidaknya 10 cabai rawit)

 Cara membuat:

1. Tumis bumbu halus hingga harum, tambahkan kerupuk yang sudah direndam, aduk rata.

2. Masukkan kocokan telur, aduk kembali hingga telur menggumpal.

3. Bumbui garam dan gula secukupnya, cicipi dan koreksi rasanya.

4. Angkat setelah semuanya matang, lalu sajikan.

Begitulah cara membuat seblak tanpa kuah, selamat mencoba dan menikmati … IN

Pencarian dari google:

2 Responses to Membuat seblak tanpa kuah

  1. Fidia says:

    Izin mempraktekkan ya min,, semoga berhasil kali ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *