Martabak telur mini praktis

martabak mini praktis

Cara membuat martabak telur mini

Martabak telur yang hangat bersama acar dan sausnya memang nikmat untuk disantap di sore hari ataupun pagi hari. Apalagi ditemani dengan secangkir kopi atau teh yang hangat. Rasanya sungguh gurih dan lezat, tak heran bila banyak orang yang menyukainya.

Sekarang ini, untuk menikmati martabak telur yang enak kita tidak harus membelinya di abang-abang, yang terkadang untuk menunggu antriannya saja pun sudah bikin capek.  Resep cara membuat kulit martabak telur yang gampang, bisa dengan mudah kita temukan dengan bantuan google. Isinya pun bisa kita atur sesuai dengan selera kita masing-masing.

Namun kali ini yang ingin saya share adalah resep martabak telur mini yang dibuat dengan menggunakan kulit pastel siap pakai (membeli jadi). Bagi yang sudah mahir membuat sendiri kulit martabak telur, baik yang besar maupun yang mini, mungkin membuat martabak telur dengan cara ini sudah tak menarik lagi.

Tapi untuk yang belum pernah membuat sendiri kulit martabak, atau yang tidak mempunyai banyak waktu membuat kulit, mungkin masih berguna. Kebetulan kemarin saya iseng membuka buku resep lama. Lalu menemukan resep martabak telur mini yang memakai kulit pangsit. Caranya sangat berbeda dengan yang biasa kita buat.

Biasanya kalau membuat martabak mini, kesulitannya adalah saat kulit pastel sudah disi dengan adonan telur yang cair. Setelah dilipat, sebelum kita selesai mengerjakan adonan yang berikutnya, sering kali kulitnya sudah bocor dan telurnya meleber ke mana-mana. Ketika akhirnya digoreng juga seringkali tidak bagus hasilnya karena terlihat basah.

Ada orang yang mengakalinya dengan cara langsung menggorengnya begitu selesai dilipat. Cara ini memang berhasil, hanya saja agak repot tentunya. mengingat kita harus mengisi adonan sambil menggoreng.

Sementara para pedagang biasanya memiliki trik khusus sehingga martabak mininya bisa rapi jali begitu. Salah satu caranya yaitu dengan menggunakan dua helai kulit lumpia sekaligus, jadi bukan kulit pastel.

Kulit lumpianya tipis, jadi menggunakan rangkap dua juga masih bisa. Dengan cara begitu, tampilan martabak mininya terlihat lebih besar serta lebih kokoh, dan yang terpenting tidak bocor.

Menurut buku resep yang kemarin saya baca, ternyata ada solusi yang lebih sederhana, yaitu dengan cara  memanggang lebih dulu isinya. Bila isinya dalam kondisi padat, kita bisa dengan mudah melipatnya.

Bagi saya menggunakan teknik ini juga memberikan keuntungan lain, yaitu kita tidak perlu langsung menggorengnya saat itu juga. Jadi bisa saja kulit yang sudah diisi adonan tadi dibuat malam hari lalu disimpan di kulkas dan baru digoreng pagi harinya. Atau sebaliknya, membuat pagi-pagi untuk dinikmati di sore hari.

Baiklah teman-teman, ini dia resepnya

Resep Martabak Telur Mini Praktis

(Sumber: Aneka Hidangan Gurih oleh Doddy Pamudji)

Untuk: 25 buah martabak mini

Bahan:

25 kulit pangsit (kulit pangsit saya 1 pack isinya hanya 20)

Isinya:

  • 2 sdt bawang putih, dicincang (saya menggunakan 3 siung)
  • 100 g daging cincang (saya memakai daging ayam cincang)
  • 1/4 Cup bawang bombai, dicincang ( saya memakai 1 buah bawang bombai ukuran 75 g)
  • 1/4 Cup daun bawang dan seledri, diiris (saya memakai 3 batang daun bawang)
  • 1-2 sdt garam (secukupnya sesuai dengan selera, saya hanya 1 sdt)
  • 1 sdt gula
  • 1 sdt lada halus
  • 5 butir telur (saya memakai 4 butir telur, tapi karena banyak menggunakan daun bawang dan bawang bombai jadinya kelewat tebal sehingga isinya berlebih, seharusnya cukup memakai 2-3 butir telur saja)
  • mentega untuk mengoles loyang
  • 2 1/2 Cup minyak untuk menggoreng

Cara membuat:

1. Tumis bawang putih dengan 2 sdm minyak hingga kuning, lalu masukkan daging cincang, garam, gula, dan lada halus. Aduk rata dan masak hingga dagingnya berubah warna dan cairannya mengering, lalu tambahkan daun bawang serta bawang bombai. Aduk hingga layu lalu matikan api. Kocok telur menggunakan garpu, lalu campurkan ke dalam tumisan daging. Aduk hingga rata.

3. Olesi loyang ukuran 15×15 cm (saya memakai loyang ukuran 22×10 cm) dengan mentega, lalu tuang campuran telur ke dalamnya. Selanjutnya panggang selama 15 menit (tergantung oven masing-masing, oven saya butuh waktu 20 menit).

4. Keluarkan dari oven dan biarkan dingin. Potong adonan telur ukuran 2,5 x 2,5 (saya memotongnya ukuran 2,5 x 3, untunglah kulitnya masih muat, hati-hati … jika memotongnya terlalu besar atau terlalu tebal, pada waktu dibungkus kulit pangsit bisa pecah).  Bungkus masing-masing potongan telur dengan kulit pangsit. Rapatkan kedua sisinya dengan air lalu goreng hingga kuning kecokelatan.

Kuah martabak:

(semua bahan dicampur dan diaduk rata)

  • 7 Cabai rawit hijau dan merah dipotong kecil-kecil
  • 5 Buah bawang merah diiris tipis
  • 1 Cup air matang
  • 1 1/2 sdt garam
  • 1 1/2 sdm gula
  • 1 sdt kecap
  • 1 sdt cuka

Jadi begitulah teman-teman, cara membuat martabak telur mini praktis ini, semoga bermanfaat (IN).

Pencarian dari google:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *