Es Pallu Butung

es palu butung khas Makasar

Resep Es Pallu Butung

Dulu sekali … di tempat kerja saya dulu … suatu sore yang melelahkan karena sudah tiba waktunya deadline majalah, tiba-tiba muncul semangkuk Es Pallu Butung di meja saya dan teman-teman. Tentu saja hal itu menjadi kejutan yang menyenangkan.

Sehabis memakannya, rasanya pusing di kepala langsung menghilang,  batere di badan yang tadinya sudah mau habis mendadak kembali penuh, otak pun terasa lebih terang … hehe … Semangat untuk segera menyelesaikan tugas pun muncul kembali.

Itu cerita masa lalu. Waktu itu saya bekerja di sebuah kantor majalah kesehatan di daerah Ciputat. Kebetulan satu perusahaan dengan majalah tempat saya bekerja, ada sebuah majalah masakan yang setiap hari selalu mempunyai agenda ngetest resep.

Sebagai tetangga, tentunya kami terutama saya sering kecipratan acara icip-icip, baik di dalam maupun di luar kantor. Tetapi yang lebih sering terjadi adalah kejutan-kejutan di sore hari seperti itu. Sangat menyenangkan.

Saking senangnya saya lalu mendatangi mbak yang menjadi staf dapur uji yang kebetulan berasal dari Makasar, di mana es pallu butung ini merupakan salah satu makanan khasnya. Saya lalu menanyakan cara membuatnya.

Ternyata cara membuatnya sangat mudah. Sejak itu, saya menjadi salah satu penggemar es pallu butung sampai sekarang.

Es pallu butung bisa menjadi makanan penutup sehabis makan siang atau kudapan sore. Es palu butung ini juga cocok untuk dijadikan sajian saat berbuka puasa. Tapi tentunya perlu disesuaikan porsinya supaya tidak membuat terlalu kenyang.

Maklum isinya terdiri dari potongan pisang kepok, pisang raja nangka atau pisang tanduk, lalu sausnya mirip bubur sumsum yang diberi sirup merah. Semuanya bahan yang cepat membuat perut terasa kenyang. Jadi bila porsinya besar tentu langsung membuat perut menjadi penuh.

Supaya porsinya pas, potongan pisangnya bisa dibuat lebih kecil. Sausnya juga tak perlu menggunakan terlalu banyak. Secukupnya saja.

Dengan porsi yang lebih kecil, es palu butung tetap terasa enak, tapi tidak langsung mengenyangkan, sehingga tak perlu menunggu terlalu lama untuk bisa makan malam.

Memang ketika sedang berpuasa kita cenderung lapar mata, semua yang terlihat menarik ingin dicoba. Padahal begitu perut terisi sedikit makanan, rasanya tiba-tiba saja perut sudah terasa kenyang. Nahhh …. bagi yang ingin mencoba bisa melihat resepnya berikut ini.

Resep Es Pallu Butung

Untuk 4 mangkuk

Bahan:

  • 5 buah pisang kepok atau raja nangka, atau 2 buah pisang tanduk, direbus hingga matang, kupas, potong serong dan sisihkan
  • sirup warna merah secukupnya (misalnya sirup cocopandan)
  • es batu secukupnya

Saus:

  • 450 ml santan dari 1/4 buah kelapa, atau bisa juga menggunakan 70 ml santan cair instan lalu ditambah dengan air matang hingga menjadi 450 ml
  • 3 sdm munjung tepung beras
  • 75 g gula pasir
  • 2 helai daun pandan, sobek-sobek pinggirnya lalu simpulkan

Cara membuat:

1. Campur dan aduk rata sebagian santan dengan tepung beras, sisihkan

2. Masak sisa santan dengan gula pasir dan daun pandan, aduk hingga rata dan gula larut, lalu tuang campuran santan dan tepung beras. Sebaiknya gunakan api kecil saja. Masak  terus  hingga matang dan larutan mengental, lalu angkat.

3. Ambil mangkuk saji, beri potongan pisang, saus, dan sirup merah. Beri tambahan es batu pada saat es pallu butung sudah siap disajikan.

Tidak sulit bukan cara membuat es pallu butung ?  Bahan untuk membuatnya juga sederhana dan mudah dicari. Jenis pisangnya tak harus pisang kepok atau raja nangka, menggunakan pisang tanduk juga tetap enak. (IN).

Pencarian dari google:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *