Cheese stick

Cheese stick empuk dan gurih

Cara membuat cheese stick

Apakah teman-teman ada yang tertarik untuk membuat camilan hari ini? Entah mengapa beberapa hari ini rasanya  ingin ngemil saja. Barangkali akibat musim hujan, sehingga perut rasanya sebentar-sebentar lapar (hihi … yang paling mudah memang menyalahkan cuaca padahal memang hobi ngemil).

Salah satu camilan yang bisa dengan cepat dibuat adalah cheese stick, walau habisnya juga sama cepatnya.  Camilan yang enak dan gurih ini meskipun seharusnya tahan lama, tetap saja tak pernah bisa benar-benar tahan lama karena selalu saja habis dengan cepat.

Tak salah memang bila camilan ini menjadi favorit dari banyak orang. Saat kita menonton acara kesayangan di TV, membaca novel yang seru,  asyik ngobrol bersama teman, atau bercengkerama dengan keluarga, cheestick selalu cocok disajikan.

Saat ini, cheestick juga semakin mudah diperoleh. Sepertinya setiap toko yang menyediakan kue selalu menjualnya. Di kantor-kantor pun biasanya ada yang menjual.

Tetapi bila ada waktu, membuat sendiri pun sebenarnya mudah dan cepat, terutama bila mempunyai alat gilingan mie. Kalau tidak punya,  bisa saja digiling menggunakan botol lalu dipotong-potong dengan menggunakan pisau.

Umumnya cheestick yang disukai orang adalah yang empuk, gurih, dan renyah. Tentu saja rasa kejunya pun harus terasa juga. Bentuknya ada yang senang tipis, ada juga yang senang agak tebal. Semakin tipis biasanya cheese stick semakin mudah kering saat digoreng, sedangkan semakin tebal biasanya semakin sulit kering.

Resep cara membuat cheese stick saat ini semakin banyak saja versinya di internet. Berhubung saya sering sekali membuat cheestik, maka selain empuk, gurih, dan renyah, saya juga senang dengan cheese stick yang cukup ekonomis, hihi. Supaya tidak terasa keluar modal setiap kali membuatnya.

Membuat cheese stick yang pas memang gampang-gampang susah. Cheese stick yang empuk dan renyah biasanya juga gampang patah.  Karena itu harus dibuat cukup tebal supaya strukturnya lebih kuat.

Terkadang malah ada orang yang ingin cheese sticknya agak keras. Biasanya cheese stick yang menggunakan air hasilnya lebih keras daripada yang hanya menggunakan mentega cair saja. Jadi bila ingin agak keras, kurangi sedikit saja menteganya dan diganti dengan sedikit air matang.

Dengan mengurangi mentega, rasanya juga menjadi tak terlalu berlemak. Ganti setengah sendok mentega dengan 2-3 sdm air es saja sudah cukup mengubah tekstur cheese stick menjadi lebih keras.

Resep berikut ini menghasilkan cheese stick yang empuk, gurih, dan renyah. Saya menggunakan tepung terigu protein rendah. Memakai tepung terigu protein sedang juga bisa, tetapi hasilnya tidak akan bisa serenyah kalau menggunakan tepung terigu protein rendah.

Namun bila ingin teksturnya lebih kuat, sebaiknya memang menggunakan tepung terigu protein sedang. Bila tetap ingin menggunakan tepung terigu protein rendah, cetaknya harus cukup tebal. Bila senang yang tipis saja, cetaknya jangan terlalu panjang, dan berhati-hatilah saat menggoreng supaya tidak banyak yang patah.

Untuk penggunaan garam, bisa disesuaikan dengan selera masing-masing. Karena saya menggunakan kaldu ayam bubuk yang rasanya juga asin, penggunaan 1 sdt sudah membuat hasilnya terasa kelewat asin. Supaya pas, saya harus kurangi menjadi tiga per empat sdt saja.

Cheese stik enak

cheese stik empuk, renyah, dan gurih

Resep cheese stick

Untuk: 430 g

Bahan:

  • 200 g tepung terigu protein rendah
  • 100 g tepung sagu
  • 1/2 – 1 sdt garam
  • 2 butir telur, kocok lepas
  • 1/2 sdt kaldu ayam bubuk bila suka (saya pakai yang no msg)
  • 75 g keju, parut
  • 50 g mentega campur margarin

Cara membuat:

1. Campur tepung terigu, sagu, garam, dan kaldu ayam bubuk (bila suka), lalu aduk hingga rata.

2. Masukkan telur yang sudah dikocok lalu aduk kembali dengan garpu atau ujung jari, hingga tak ada yang menggumpal. Selanjutnya tambahkan keju parut dan aduk lagi hingga rata dan tak menggumpal.

3. Cairkan mentega dan dalam keadaan panas langsung dituangkan ke dalam adonan lalu diuleni hingga menggumpal, dan terus uleni hingga kalis.

4. Sebaiknya jangan kelewat lama diuleni, begitu kalis segeralah diistirahatkan sebentar lalu  segera di giling dan di potong-potong dengan ukuran sesuai dengan selera.

4. Goreng segenggam demi segenggam hingga seluruhnya matang. Ada yang suka menggoreng secukupnya sehingga warna cheesestick masih putih dan teksturnya masih empuk. Ada juga yang suka menggorengnya lebih matang lagi sehingga warnanya menjadi agak kecokelatan dan teksturnya lebih  keras.

5. Yang penting gunakan minyak yang cukup hingga semuanya terendam, karena bagian yang tak terkena minyak cenderung mudah gosong. Selanjutnya tiriskan dulu dan biarkan dingin, lalu simpan dalam wadah kedap udara.

Jadi begitulah cara membuat Cheese Stick yang empuk, gurih, renyah, dan cukup ekonomis, mudah saja bukan teman-teman? (IN)

Pencarian dari google:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *